Afrika Desak Trump untuk Minta Maaf Atas Ucapanya

Muslimin

Image
Presiden Amerika Serikat Donald Trump | DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO, Organisasi negara-negara Afrika meminta Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk minta maaf atas pernyataannya yang menghina Afrika dan Haiti. Trump menyebut bahwa imigran dari Afrika dan Haiti “lubang kotoran”.

Dilansir BBC, Sabtu (13/1), Trump membantah telah menghinan imigran Afrika atau Haiti dengan perkaatn yang vulgar.

“Bahasa yang saya gunakan di pertemuan DACA sangat sulit, tapi ini bukan Bahasa yang digunakan<” demikian tulis Trump di twitternya.

baca juga:

INFOGRAFIS Deru Yerusalem

Pengguna Alexa Protes Karena Percakapannya Direkam

Topan Tropis Mekunu Tewaskan Anak Perempuan Usai Masuki Oman Selatan

Trump dilaoprkan kata “lubang kotoran” untuk menyebut imigran dari Afrika dan Haiti saat membahas reformasi imigrasi dengan sejumlah anggota parlemen AS di Gedung Putih dalam rapat terteutup.

Beberapa anggota parlemen Demokrat menyebut, penggunakaan kata-kata tersebut menunjukan trump memang rasis dan anti-imigran.

Lewat aku Twitternya, Trump juga mengatakan kalau dirinya tidak pernah menghina warga Haiti.

"Tidak pernah mengatakan sesuatu yang menghina warga Haiti selain Haiti, negara yang sangat miskin dan bermasalah. Tidak pernah bilang "bahwa mereka keluar." dari apa yang dibuat oleh 'itu',” kata Trump di Twitter, Jumat (12/1).

Menurut Trump, ia memiliki hubungan baik dengan orang-orang Haiti. Dirinya bahkan berniat mengabadikan setiap momen itu nantinya, namun sudah tidak ada yang percaya.

"Saya memiliki hubungan yang indah dengan orang-orang Haiti. Mungkin harus merekam pertemuan masa depan - sayangnya, tidak percaya!," demikian Tweet Trump.

Setelah mendengan perkataan Trump tersebut, banyak anggota parlemen Partai Republik memilih diam.

Semenatara itu, menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Paul Ryan bahwa perkataan Trumnp tersebut tidak beruntung dan tidak membantu.

Hal itu diucapkannya dalam sebuah wawancara yang mengatakan keluarga Trump telah berimigrasi ke Amerika Serikat dari Irlandia untuk membangun rel kereta api.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image