Basarnas Belum Pastikan Terjukan KN SAR Nakula Cari Kapal Hilang

Damai Mendrofa

Image
Kapten kapal KN SAR Nakula, Arotama Telaumbanua | AKURAT.CO/Damai Mendrofa

AKURAT.CO, Pihak SAR Sibolga diwakili Kapten Kapal SAR Nakula, Arotama Telaumbanua menjelaskan belum dapat memastikan apakah Kapal KN SAR Nakula akan dimungkinkan ikut melakukan pencarian terkait Kapal hilang kontak.

Diwawancara di POS SAR Sibolga, Arotama mengaku pengoperasian kapal KN SAR Nakula yang saat ini bersandar di dermaga PPN Sibolga masih harus menunggu hasil kordinasi dengan Kansar Medan.

“Meski dalam hal ini banyak pertimbangan, cuaca, jarak yang jauh dan perhitungan-perhitungan lain, nanti kami sampaikan dulu,” ujar Arotama, Sabtu (13/1).

baca juga:

Takjil Manis Tanpa Rasa Teroris

15 Ribu Paket Zakat Senilai Rp4,5 Miliar Akan Disalurkan Baznas Sumut Tahun Ini

Ketagihan Film Porno, Kuli Penyadap Karet Cabuli Remaja Belia saat Ramadan

Sementara itu ia menyebutkan, dari upaya pencarian sejatinya sudah dilakukan melalui pihak Basarnas Aceh. Hasil aksi kantor SAR Banda Aceh mulai tanggal 10 hingga hari ini, sudah ada pemapelan dan kordinasi dengan Lanal Simeuleu.

“Dan hingga hari ini hasil masih nihil,” ucap Arotama.

Kesimpangsiuran agaknya mulai terlihat soal data dimana titik kordinat kapal tersebut hilang kontak. Pihak UD Sinar Mas menyebutkan, kapal tersebut diprediksi berada di perairan Aceh, sementara hasil penerawangan paranormal para kerabat keluarga menyebutkan kapal tersebut diprediksi berada di perairan pulau Bunga Kepulauan Nias, sementara PPN Sibolga menyebut data monitoring terakhir kapal itu berada di luar Zona Tangkap Eksklusif (ZTE) Indonesia atau berada 350 nautical mile dari Sibolga

Diberitakan, kapal pencari ikan Megatop 3 berkapasitas GT 34 dan bernomor lambung 359 PPJ milik UD Sinar Mas asal kota Sibolga, Sumatera Utara dinyatakan hilang kontak di perairan Aceh sejak 3 Januari 2018 lalu.

Kapal berawak 29 orang terdiri dari 28 ABK kapal dan 1 orang penumpang itu berangkat dari TPI Sibolga sejak 27 Desember. Diduga, kapal ini dihantam badai sesaat sebelum hilang kontak.

Atas musibah ini, pihak UD Sinar Mas, pemilik kapal mengaku bertanggungjawab penuh atas upaya pencarian sampai para korban ditemukan. Sementara itu pihak SAR mengaku baru menerima informasi tersebut baru diterima sejak tanggal 9 Januari dan sejak tanggal 10 Januari upaya pencarian oleh SAR Aceh sudah dilakukan.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image