Bawaslu Berencana Panggil Prabowo, Gerindra: Sensitif Sentuh Nama Pak Prabowo

Dedi Ermansyah

Image
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto hadir pada acara Conference Indonesian Foreign Policy 2017 di Jakarta, Sabtu (21/10). Dalam pidatonya Prabowo menekankan tentang Nasionalisme. Menurutnya, kita bangsa Indonesia harus berani berjuang demi negara kita dalam semua hal. | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Ketua DPP Gerindra Bidang Hukum Habiburokhman menanggapi pernyataan Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang berencana memanggil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait dugaan mahar politik yang diungkapkan Ketua Umum KADIN Jawa Timur, La Nyalla Mattalitti.

Habiburokhman mengingatkan Bawaslu untuk tidak membawa-bawa nama Prabowo dalam kasus tersebut.

“Saya pikir ini bisa repot. Ini sensitif sekali kalau sentuh-sentuh nama Pak Prabowo, jadi jangan masuk ranah bahaya," kata Habiburokhman, di Jakarta Pusat, Sabtu (13/1).

baca juga:

Mau Umrah, Wartawan Tanyakan Rencana Ketemu Rizieq, Begini Jawaban Sandiaga

Diisukan Berselingkuh, Ruhut: FZ Harus Belajar dari Jokowi

Politisi Gerindra: Jika Rupiah Sentuh Rp15.000 per Dollar, Jokowi Sebaiknya Mundur

Selain itu, dia juga memperingatkan kepada semua pihak untuk tidak terus menggoreng isu yang belum jelas kebenarannya tersebut.

"Saya ingatkan kawan-kawan jangan seolah-olah ingin membuat gimik, membuat suatu yang seksi sehingga mendapatkan atensi dari media dan sebagainya. Jangan main-main ke situ," tukasnya.

Oleh karena itu, Habiburokhman berharap, Bawaslu bisa meluruskan tudingan miring ini dan menyelesaikannya secara jelas.

"Bawaslu ini kan aparat penegak hukum juga karena ada kewenangan penegak hukum. Dia harus bekerja pure profesional berdasarkan bukti yang ada," ujar Habiburokhman.

Sebelumnya Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Rahmat Bagja berencana memanggil Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, usai pernyataan adanya mahar politik yang diungkapkan oleh La Nyalla Mattalitti. Sejatinya, La Nyalla sempat akan diusung Gerindra di Pilkada Jawa Timur. Namun, akhirnya batal.

"Kami sudah memanggil La Nyalla di Bawaslu Jawa Timur dan juga akan memanggil Pak Prabowo, ini biar jelas," kata Rahmat.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image