Pangeran Alwaleed Masih Berunding dengan Otoritas Saudi

Safaraz

Image
Alwaleed berpose di depan pesawat pribadinya dengan menggunakan kuda favoritnya. | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Miliarder Arab Saudi Pangeran Alwaleed bin Talal yang telah ditahan dua bulan, sedang menegosiasikan kesepakatan dengan otoritas.

Meski demikian belum ada kesepakatan yang tercapai antara kedua pihak. Kekayaan Alwaleed diperkirakan sebesar USD17 miliar, menurut majalah Forbes. Dia menjadi chairman dan pemilik perusahaan investasi internasional Kingdom Holding. Dia juga menjadi salah satu pebisnis paling tersohor di Saudi.

“Dia menawarkan angka tertentu tapi itu tidak memenuhi angka yang diinginkan darinya, dan kejaksaan agung tidak menyetujuinya,” papar sumber pejabat Saudi yang mengetahui proses negosiasi antara kedua pihak tersebut, dikutip Channel News Asia, Minggu (14/1).

baca juga:

KPK Bakal Panggil Ulang Joko Widodo?

Presiden Mesir Tekankan pada AS Soal Dukungannya pada Palestina

Temuan Uang Sejumlah Rp404 Miliar Diduga Masih Terkait dengan Najib Razak

Sumber lain menyatakan, sejumlah uang yang ditawarkan Alwaleed itu menjadi “donasi” untuk pemerintah Saudi demi menghindari dakwaan dalam kasus korupsi. Dana tersebut berasal dari sejumlah aset yang dimiliki Alwaleed. “Pemerintah menolak tawaran itu,” kata sumber tersebut.

Saham Kingdom Holding naik sebanyak 9,8 persen pada Minggu (14/1) untuk merespon berita negosiasi tersebut. Kenaikan harga saham itu menambah kapitalisasi perusahaan sekitar USD860 juta. Harga saham itu masih 7 persen di bawah level beberapa saat sebelum Pangeran Alwaleed ditahan.

Sejak awal November, Pangeran Alwaleed ditahan bersama puluhan anggota elit politik dan bisnis Saudi. Mereka ditahan di hotel Ritz Carlton. Selama penahanan, otoritas dan para tahanan membuat kesepakatan untuk pembebasan mereka.

Pejabat Saudi menyatakan, mereka ingin mendapatkan kembali dana sebesar USD100 miliar yang dianggap milik negara yang telah diambil oleh sejumlah orang secara ilegal. Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman yang melakukan penangkapan itu tampaknya ingin menutup berbagai kasus korupsi itu dengan cepat melalui kesepakatan khusus.

Tuduhan terhadap Pangeran Alwaleed adalah pencucian uang, penyuapan dan pemerasan terhadap para pejabat. Tidak ada komentar dari Alwaleed dan perusahaannya atas tuduhan tersebut.

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image