Sebelum Pergi untuk Selamanya, Masiah Kerap Mesra pada Sang Suami

Melly Kartika Adelia

Image
Jenazah korban kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Subang saat diturunkan dari mobil ambulan | AKURAT.CO/Melly Kartika Adelia

AKURAT.CO, Sebelum kepergiannya menuju ke Ciater bersama rombongan kelompok koperasi wilayahnya, Masiah (65) kerap memeluk dan mencium suaminya, hal ini tak lazim dilakukan sepanjang hidupnya.

Hal ini diceritakan oleh salah satu kerabat korban bernama Yati yang ditemui tim AKURAT.CO di lokasi pemakaman massal di TPU Legoso, Tangerang Selatan, Minggu (11/2).

"Selama ini mah nggak pernah begitu, kayak orang takut kehilangan gitu, sebelum jalan dipelukin aja suaminya, di depan anak-anak dia," ujar Yati yang juga tinggal satu rumah dengannya.

baca juga:

Bus dan Traktor Tabrakan di Uganda, 22 Orang Tewas

Kadis Pariwisata Penuhi Panggilan Polisi Terkait Tewasnya Dua Bocah di Monas

Kecelakaan Beruntun, Driver Ojek Online Alami Luka Serius di Kaki

Selain itu, Masiah juga dikenal tak pernah minta uang kepada suaminya untuk bepergian. Ia dikenal sebagai ibu yang rajin menabung untuk kebutuhan sehari-harinya.

"Kalau dikasih dia sih terima, tapi kalau minta gitu nggak pernah ke suami tuh, rajin nabung orangnya," lanjut Yati.

"Tapi kemarin pas mau jalan tuh tumbenan minta Rp.100.000 buat ongkos, takut ada apa-apa katanya," lanjut dia.

Masiah merupakan salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Tanjakan Emen, Kabupaten Subang pada Sabtu (10/2). Masiah berangkat bertiga dengan dua saudara kandungnya, Liliyanah dan Sarminah.

Liliyanah diketahui juga tewas dalam kecelakaan tersebut, sementara Sarminah selamat dengan luka ringan dan saat ini dirawat di Rumah Sakit UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

"Mama sekarang kondisinya masih shock, belum bisa diajak ngomong, lukanya ngga banyak sih, tapi kayaknya ada luka dalam," ujar Dita, anak Sarminah.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image