Diperiksa KPK, Capt Agus Wahjudo Hindari Awak Media

Bayu Primanda

Image
Captain Agus Wahjudo menutupi wajahnya ketika dihampiri awak media usai diperiksa KPK, Selasa (13/2) | AKURAT.CO/Bayu Primanda

AKURAT.CO, Captain Agus Wahjudo hari ini diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap proyek pengadaan mesin pesawat Airbus A330-300 milik PT Garuda Indonesia dari PT Rolls Royce. 

Usai diperiksa Capt. Agus berlari menghindari awak media yang tengah menunggunya. Kala itu Agus mengatakan dirinya enggan memberikan keterangan terkait hasil pemeriksaan yang baru saja dijalaninya.

"Sudah, Sudah," ujar Agus sembari menghindari awak media di depan gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/2).

baca juga:

Inilah Pesan Soekarwo Pasca KPK Tangkap Anton dan 18 Legislator

KPK Bakal Panggil Ulang Joko Widodo?

Relawan Deklarasikan Abraham Samad sebagai Capres 2019

Terkait pemeriksaan terhadap Agus, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkap bahwa pemeriksaan terhadap mantan Executive Project Manager PT Garuda Indonesia tersebut berkaitan dengan peran yang bersangkutan kala masih menduduki jabatan penting di perusahaan dirgantara nomor wahid di Indonesia tersebut

"Pada‎ salah satu saksi kita dalami juga peran dan pengetahuannya sebagai pejabat yang memimpin proses pengadaan di Garuda Indonesia," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (13/2).

Agus sendiri salah satu saksi yang telah dicegah berpergian keluar negeri oleh lembaga antirasuah lewat Ditjen Imigrasi Kemenkumham. 

Dalam hal ini, selain Agus, KPK juga mencegah dua saksi lainnya yang dianggap penting. Kedua saksi tersebut yakni Sallywati Rahardja danb Hadinoto Soedigno.

Sejauh ini, KPK menetapkan dua orang tersangka dalam kasus ini. Kedua tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK yakni, mantan Dirut PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar dan Beneficial Owner Connaught International, Soetikno Soedarjo sekaligus Bos PT MRA. Namun keduanya belum dilakukan penahanan oleh KPK.

Emir yang juga sebagai dirut PT Garuda Indonesia diduga telah menerima suap dari perusahaan mesin Rolls Royce terkait dengan pengadaan mesin A330-300. 

Konon, suap tersebut diberikan Rolls Royce kepada Emirsyah dalam bentuk uang dan barang melalui perantara Soetikno Soedarjo.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image