Pilkada Serentak 2018

Ada Kericuhan di Ikrar Pilkada Damai di Kodam Brawijaya

Adi Suprayitno

Image
Seorang pendemo melempar polisi saat simulasi pengamanan pilkada di Alun-alun Jember, Jawa Timur, Kamis (8/2) | ANTARA FOTO

AKURAT.CO, Dalam rangkaian acara penandatanganan ikrar Pilkada damai, ada kericuhan di Makodam V/Brawijaya.

Atraksi yang mendapat perhatian dari hadirin adalah adegan pengejaran oleh petugas kepolisian terhadap oknum perusuh saat masa kampanye. Dua buah mobil satlantas Polda Jatim mengejar pengguna motor disertai hingga adu balap dan berbagai manuver. Namun akhirnya pengendara motor dapat dilumpuhkan oleh seorang polwan dengan tangan kosong.

Berikutnya adalah penanganan menghadapi perusuh saat penetapan pemenang pilkada oleh KPUD Jawa Timur yang tidak diterima oleh salah satu pendukung pasangan.

baca juga:

Deddy Mizwar Minta Warga Sekitar BIJB Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Sabtu Mendatang, KPU Riau Cetak Surat Suara

KPU RI Lantik 86 Orang Penyelenggara Pemilu Provinsi Periode 2018-2023

Namun, jangan kaget dulu, karena semua itu Pelatihan Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) 2018 dalam rangka pengamanan pilkada serentak di wilayah provinsi Jatim Tahun 2018.

Kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim, nomor urut 1 Khofifah Indar Parwangsa dan Emil Darda, serta nomor urut 2 Syaifullah Yusuf dan Puti. Kedua pasangan calon gubernur ini diikuti sejumlah pimpinan daerah partai pengusungnya. Mereka hadir untuk melaksanakan sumpah dan dan penandatanganan ikrar Pemilukada damai.

Pembacaan sumpah dilakukan oleh ketua KPUD Jawa Timur, disaksikan Pangdam V Brawijaya, Ketua DPRD Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur, pejabat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Timur.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin mengatakan, simulasi sispamkota adalah pengamanan untuk kondisi yang paling parah. Dari simulasi ini, dirinya optimis bahwa polisi siap mengamankan pelaksanaan pilkada mendatang.

“Ini simulasi pelatihan untuk menangani situasi yang paling parah, karena kita tidak bisa menganggap pilkada besok aman-aman saja. Maka kemungkinan terburuk seperti kerusuhan masal, kita tampilkan cara penanganannya. Kita siap untuk mengamankan pilkada 2018” tegasnya, Rabu (14/2).

Meski simulasi itu polisi telah menunjukkan kesiapannya, Kapolda tetap ingin situasi di pilkada mendatang berlangsung tenang. “Mudah-mudahan di lapangan tidak terjadi kerusuhan. Kami optimis masyarakat Jatim bisa menjaga guyub rukun, dan gotong royong menciptakan keamanan di Jatim” lanjutnya.

Kapolda memastikan pilkada nanti akan berlangsung aman karena masyarakat kini kian dewasa, intelek, dan demokratis. “Sudah bukan masanya lagi kerusuhan, ini jaman “now”. Jadi masyarakatnya cerdas dan memilih pemimpin berdasarkan hati nurani” ujarnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur, Soekarwo meminta pemerintah, TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan insan pers untuk selalu kompak, yang sangat dibutuhkan dalam mengamankan dan memastikan kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah/pilkada serentak tahun 2018 ini.

Kelancaran pelaksanaan pilkada sangat penting sebagai salah satu penunjang terciptanya keadilan dan demokrasi di Jawa Timur. Maka seluruh pihak harus kompak untuk mengawal pilkada ini. Sebagai contoh, kompak untuk merespon jika terjadi hal yang mencurigakan dalam pelaksanaan pilkada mendatang.

Terkait pelaksanaan sispamkota, Pakde Karwo menyampaikan apresiasinya karena adalah penampilan pengamanan sampai resiko yang paling tinggi, pengamanannya luar biasa.

"Tapi kita tetap harus lebih waspada dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Yang lebih penting adalah semua harus kompak” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, terdapat enam skenario yang ditampilkan sebagai upaya pengamanan Pilkada. Keenam skenario yang melibatkan unsur TNI, Polisi, serta Satpol PP itu meliputi, pengamanan saat pendistribuisian surat suara, pengamanan saat masa kampanye, pengamanan saat masa tenang, pengamanan saat pencoblosan, pengamanan saat penetapan pemenang Pemilukada dan pengamanan pasca Pilkada. []

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image