Hardiknas

Akademisi UNIMED: Pendidikan Olahraga Harus Ditingkatkan

Damai Mendrofa

Image
Ilustrasi - Hari Pendidikan Nasional | AKURAT.CO/Candra Nawa

AKURAT.CO, Akademisi Universitas Negeri Medan (UNIMED), Agus Sastrawan Harahap mengatakan, pendidikan olahraga di tingkat menengah hingga perguruan tinggi harus terus ditingkatkan.

"Tentu butuh penguatan dan peningkatan, bisa dari sisi volume jam pembelajaran dengan menguatkan praktikum, dalam olahraga teoritis memang penting, tapi harus seimbang dengan praktik olahraganya," kata Agus kepadaAKURAT.CO, Kamis (3/5).

Menurut Agus, memberikan perhatian khusus kepada pendidikan olahraga saat ini memang dibutuhkan untuk terus mendongkrak bibit-bibit atlit baru di Indonesia.

baca juga:

Sekolah AL-Izhar Hadirkan Wajah Budaya Indonesia di Wales

Menteri Idrus Beri Bantuan untuk Korban KM Sinar Bangun

Jadi Tersangka, Nakhoda KM Sinar Bangun Diancam 10 Tahun

"Kita butuh prestasi, butuh atlit-atlit yang juga terdidik agar berkreasi mengembangkan kemampuan olahraganya, sekarang bisa sama-sama kita lihat sejauh apa prestasi keolahragaan kita kan?" kata Agus.

Agus mengingatkan even besar yakni PON yang akan digelar 2024 mendatang dimana Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah. Menurut Agus, even ini harus dijadikan momentum mempersiapkan para atlit sekaligus khusus di Sumut sebagai momentum membangkitkan keolahragaan.

Menurut Agus, kordinasi dan kerjasama yang baik lintas stakeholder harus menjadi prasyarat utama. Yakni sinergitas antara instansi-instansi pendidikan, diantaranya fakultas-fakultas olahraga. Berlanjut KONI dan Dispora.

"Ketiga komponen ini diharapkan mampu bersatu dan berkontribusi besar dalam mewujudkan kualitas dan prestasi para atlit," katanya.

Khusus persiapan Sumut sendiri, Agus mengingatkan soal seleksi atlet yang harus terstandar dan terukur. Pelibatan guru-guru olahraga sebagai pihak yang bersentuhan langsung para pelajar sebagai sumber SDM atlet layak dilakukan.

"Bagaimana mungkin prestasi bisa diraih jika dalam proses rekrutmen atlet di setiap cabang olahraga dilaksanakan tanpa mengikuti standarisasi progam pembinaan yang benar dan terstruktur," kata Agus.

"Yang tak boleh dilupakan adalah guru olahraga, dalam hal ini juga memiliki peran penting dalam proses rekrutmen atlet," timpal Agus.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image