top home
News \ Berita
Bom Surabaya

Senin, 14 Mei 2018 03:15 WIB

Didalam Rumah Pelaku Peledakan di Gereja Surabaya Ditemukan Banyak Bom Rakitan

Penulis  Yudi Permana

Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) diduga kuat berasal dari satu keluarga yang baru pulang dari Suriah

Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) diduga kuat berasal dari satu keluarga yang baru pulang dari Suriah
ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pelaku pengemboman di tiga gereja yang ada di Surabaya, Jawa Timur (Jatim) diduga kuat berasal dari satu keluarga yang baru pulang dari Suriah. Mereka (satu keluarga) melakukan aksi bom bunuh diri dengan cara berpencar di tiga gereja yang menjadi tempat ledakan.

Sebelumnya menurut informasi dari satpam perumahan mereka, pada saat Subuh, Minggu (13/5) pagi, sekeluarga yang diduga menjadi pelaku bom bunuh diri, masih menjalankan salat subuh berjamaah di musholla. Akan tetapi berdasarkan informasi, setelah salat Subuh itu ada sesuatu yang beda, mereka semua peluk-pelukan sambil nangis, ternyata akan melancarkan aksinya.

Selain itu, didalam rumah keluarga pelaku pengeboman, telah ditemukan banyak bom rakitan yang nantinya akan digunakan untuk melakukan pengeboman.

"Pelaku diduga satu keluarga," ujar Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Tito menjelaskan, pelaku di Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna adalah sang ayah yang bernama Dika Supriyanto.

Sang ayah sebelumnya sempat mengantarkan istri dan dua anak perempuannya ke Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro.

Istrinya bernama Puji Kuswanti dan dua anak perempuannya, yakni Fadilasari (12 tahun) dan Pamela Rizkita (9 tahun) telah meledakkan diri di gereja Diponegoro.

Sementara di lokasi ketiga, yakni di Gereja Santa Maria Tak Bercela yang berada di Jalan Ngagel Madya, pelaku berjumlah dua orang. Mereka diduga adalah anak laki-laki dari Dika Supriyanto yakni Yusuf (18 tahun) dan Lukman (12 tahun).

Data pelaku Bom bunuh diri di 3 lokasi gereja yang ada di Surabaya yang merupakan satu keluarga:

-Dita Upriyanto (GPPS)/ Jl Arjuno, Bapak

-Puji Kuswati (GEREJA DIPONEGORO)/ ibu

- Fadilasari (12) (GEREJA DIPONEGORO)/ anak

- Pemela Riskita (9) (GEREJA DIPONEGORO)/ anak

- Yusuf Fadil (18) (GEREJA KATHOLIK NGAGEL)/ anak

- Firman Halim (16)(GEREJA KATHOLIK NGAGEL)/ anak. 

[]

Fokus Berita : Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

BPJS Ketenagakerjaan Santuni Korban Bom Surabaya
Senin, 21 Mei 2018 08:40 WIB
Bom Surabaya

BPJS Ketenagakerjaan Santuni Korban Bom Surabaya

Kejadian naas ini tergolong dalam kecelakaan kerja dimana korban sedang menjalankan tugas/selesai bertugas pada saat terjadinya peristiwa

Pasca Serangan Bom, Penjagaan Gereja di Surabaya Diperketat
Minggu, 20 Mei 2018 10:50 WIB
Bom Surabaya

Pasca Serangan Bom, Penjagaan Gereja di Surabaya Diperketat

Di Jawa Timur, selama dua hari, 13-14 Mei 2018, lima insiden ledakan terjadi, yakni pada Minggu (13/5) bom bunuh diri di tiga gereja berbeda

MUI Gunakan Jalur Ini untuk Bisa Makamkan Jenazah Teroris di Surabaya
Minggu, 20 Mei 2018 10:18 WIB
Bom Surabaya

MUI Gunakan Jalur Ini untuk Bisa Makamkan Jenazah Teroris di Surabaya

"Sudah kami selesaikan dengan para kiai dan wali kota Risma melalui jalur kemasyarakatan umat"

Selain Sampaikan Belasungkawa, IMF Yakin Pertemuan IMF-WB Annual Meeting Aman
Minggu, 20 Mei 2018 09:00 WIB
Bom Surabaya

Selain Sampaikan Belasungkawa, IMF Yakin Pertemuan IMF-WB Annual Meeting Aman

Rice ungakapakan, simpati dan belasungkawa yang terdalam kepada keluarga korban yang telah meninggal atas serangan teroris di Indonesia

Catur Si Penjaga Gereja yang Dibom Teroris Itu Seorang Muslim
Sabtu, 19 Mei 2018 14:38 WIB
Bom Surabaya

Catur Si Penjaga Gereja yang Dibom Teroris Itu Seorang Muslim

Kakak korban sampai pingsan ketika menyaksikan jenazah catur dimasukkan ke liang lahat.

IMF Yakin Pertemuan di Bali Tetap Berjalan Walau Ada Bom
Jumat, 18 Mei 2018 14:45 WIB
Bom Surabaya

IMF Yakin Pertemuan di Bali Tetap Berjalan Walau Ada Bom

Menkeu: Persiapan pertemuan Tahunan IMF-World Bank akan terus dilakukan meski sempat terjadi aksi teror bom di Surabaya.

 

Daerah Surabaya Tiga Gereja Bom Bunuh Diri Satu Keluarga Kapolri
Redaktur. Siswanto

akurat logo
Berita Terkait

akurat logo
News Feed



akurat logo
Fokus

Semarak Ramadan 1439 H

Semarak Ramadan 1439 H

Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional

Hari Buruh

Hari Buruh

Rupiah Anjlok Lagi

Rupiah Anjlok Lagi

Copyright © 2017 Akuratco. All right reserved

arrow top