Duh, Kondisi Objek Wisata Sagonta Kota Menyeramkan

Lina Citra Rasmi

Image
Kondisi dermaga di Sagonta Kota | INSTAGRAM/amany_shn

AKURAT.CO, Nama Sagonta Kota pasti masih asing di telinga para traveler. Ini adalah hutan alami yang di wilayah Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Hutan ini tengah dikembangkan sebagai ekowisata atau wisata alam.

Sagonta Kota ini memiliki keindahan yang sangat alami, sehingga cukup banyak wisatawan yang datang untuk menikmati panoramanya, salah satunya Fahmi yang memilih berkunjung ke objek wisata hutan Sagonta Kota ini karena letaknya tidak jauh dari kota, mudah dijangkau dan tidak butuh biaya besar.

“Untuk bisa sampai di objek wisata hutan Sagonta Kota menggunakan kapal wisata milik pemerintah daerah. Sambil susur Sungai Mentaya kita bisa menikmati pemandangan tepian sungai,” katanya.

baca juga:

Harga Cabai Rawit di Kalimantan Alami Kenaikan

Pemprov Papua Dukung Pengelolaan 3.000 Hektar Hutan Sagu

The Edge, Jembatan Kaca yang Tawarkan Pesona Keindahan Gunung Slamet

Namun, berbarengan dengan itu, ia mengeluhkan kondisi pelabuhan yang rusak. Kerusakan ini terjadi pada lantai pelabuhan, dimana ada beberapa papan kayu yang hilang sehingga meninggalkan lubang.

“Kondisi itu dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Apabila tidak berhati-hati pengunjung bisa terperosok dan terluka,” kata Fahmi di Sampit, Rabu, (16/5).

Melihat kerusakan tersebut, Fahmi berharap pemerintah daerah bisa segera memperbaiki kerusakannya, sebelum jatuh korban. Selain itu juga, tentu untuk kenyamanan pengunjung.

Senada dengan Fahmi, Riyanti, wisatawan dari Palangka Raya turut mengeluhkan kondisi fasilitas objek wisata hutan Sagonta Kota yang kurang terpelihara dengan baik.

“Saya lihat tidak hanya pelabuhan yang membut kami kurang nyaman. Toilet yang ada di sana tidak terawat, selain kotor juga tidak ada air bersihnya,” cetusnya.

Menyambut hal itu, Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Muhammad Taufiq Mukri yang sempat mengunjungi objek wisata Hutan Sagonta Kota mengaku prihatin dan sangat menyayangkan kerusakan pelabuhan ini.

“Kerusakan itu mungkin dilakukan oleh oknum masyarakat yang kurang bertanggungjawab. Namun kerusakan itu akan segera kita perbaiki dan saya sudah memerintahkan dinas teknis untuk menutup lubang lantai pelabuhan,” tegasnya.

Objek wisata hutan sagonta sendiri memiliki lahan seluas kurang lebih 200 hektare, dengan 39 jenis tanaman dan 40 jenis satwa sebagai penghuninya.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image