254 Juta Nomor Prabayar Telah Terdaftar

Vidyandini Agivonia

Image
Pelanggan yang tidak melakukan registrasi kartu seluler akan diblokir | INDONESIABAIK.ID

AKURAT.CO, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah mengumumkan hasil rekonsiliasi program regitrasi ulang dan registrasi baru kartu prabayar seluler. Sebanyak 254.792.159 nomor SIM Card telah terdaftar sejak berakhirnya batas regitrasi ulang dan registrasi baru pada tanggal 30 April 2018 lalu.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika selaku Ketua Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Ahmad M. Ramli, bersama dengan  Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengungkapkan bahwa rekonsiliasi dilakukan dengan menghitung data hits pada sistem data kependudukan Ditjen Dukcapil dan data registrasi nomor pelanggan pada masing-masing operator. 

“Angka ini merupakan hasil akhir yang disetujui Ditjen PPI, BRTI, Ditjen Dukcapil dan para operator setelah adanya proses pencocokan dan pemblokiran nomor-nomor yang tidak melakukan registrasi ulang atau yang diregistrasi secara tidak benar, atau tanpa hak,” jelas Dirjen PPI/Ketua BRTI Ahmad M Ramli, Rabu (15/5).

baca juga:

INFOGRAFIS Tik Tok Diblokir Kominfo! Layakkah Untuk Dibuka Kembali?

Setelah Diblokir, Tik Tok Ingin Bangun Kantor di Indonesia

Disalahgunakan, Kominfo Blokir Tik Tok

Ketua ATSI Merza Fachys juga menambahkan bahwa angka rekonsiliasi tersebut merupakan angka riil nomor pelanggan sesungguhnya yang secara logika dan praktik menunjukan angka yang merefleksikan pengguna nomor seluler dari pengguna di Indonesia.

Sehingga, hasil pendataan yang telah didapat dinilai ideal karena penduduk Indonesia berjumlah 262 juta jiwa. Diantaranya sebanyak 143 juta adalah pengguna internet. Namun pihak Kominfo maupun perusahaan operator belum menginformasikan lebih detil jumlah pelanggan lama atau baru dan jumlah pelanggan per operator yang terdaftar.

Merza pun menyatakan bahwa setelah adanya program pemerintah tersebut kedepannya, pola bisnis operator akan lebih mendorong penjualan voucher fisik isi ulang yang bisa dipasarkan melalui gerai atau outlet.

Walaupun masa registrasi ulang telah berakhir, pelanggan masih tetap melakukan registrasi nomor SIM Card. Masih dengan format yang sama, pengguna dapat mendaftar melaui layanan SMS dengan ULANG#NIK#NomorKK# Kirim ke 4444. Pendaftaran tidak dipungut biaya pulsa dan secara otomatis nomor SIM Card pengguna tidak lagi terblokir.

Begitu juga dengan pelanggan baru, diharuskan mendaftarkan kartunya dengan NIK dan nomor KK agar dapat menikmati layanan telepon, SMS dan jaringan internet.

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image