Kopassus Turun Tangan, Gerak Teroris Kian Terjepit

Yudi Permana

Image
Teroris menyerang dan menyandera delegasi negara asing pada konferensi tingkat menteri saat simulasi penanggulangan teror di Bandara Ngurah Rai, Bali, Jumat (17/11). | ANTARAFOTO

AKURAT.CO, Penangkapan terduga teroris yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia seperti di Surabaya, Sumatera Selatan (Sumsel), dan Riau melibatkan pasukat elite TNI AD, Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan Polri telah meminta bantuan Kopassus TNI untuk menangkap terduga teroris di beberapa daerah.

"Sudah koordinasi dengan Kopassus untuk masuk (melakukan penangkapan teroris). Kemarin Kapolri sudah sampaikan," kata Setyo di kantornya, gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (16/5).

baca juga:

PBB Sebut Lebih dari 20.000 Militana ISIS Masih Berada di Suriah dan Irak

BNPT Paparkan Potensi Ancaman Radikal Masuk ke Lingkungan Kampus

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Palangka Raya Rajin Menyapa Tetangga

Lebih lanjut Setyo mengaku bahwa pelibatan Kopassus itu dilakukan sejak penangkapan terduga teroris di Sumsel, Sumatera Utara, dan Malang. Hal tersebut guna mempercepat penanganan kepada para terduga pelaku teroris yang akhir-akhir ini kian marak terjadi.

"Jadi kita memang sudah kerjasama (dengan Kopassus) dari kemarin-kemarin," ujarnya.

Lebih lanjut Setyo menegaskan, para baret merah yang ada di TNI ini juga akan turut membantu Polri dalam mengamankan sejumlah objek vital.

"Pasti itu, sudah protapnya begitu," tegasnya. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image