Teror Bom tak Surutkan Kunjungan Wisman ke Sumenep

Lina Citra Rasmi

Image
Pantai Sembilan Gili Genting | INSTAGRAM/agnesgantari

AKURAT.CO, Pasca rentetan kasus teror bom di  Surabayan, Sidoarjo dan menyusul Riau pagi tadi, ternyata tak menyurutkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Menurut Ketua Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) Mukti Ali, kunjungan wisatawan mancanegara tetap berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan.

“Tadi pagi kami mengantar sebanyak 40 orang wisatawan asing dengan tujuan Sumenep, dan mereka mengunjungi sejumlah tempat wisata sejarah yang ada di Kabupaten Sumenep,” kata Mukti.

baca juga:

Bom Bunuh Diri di Kabul Tewaskan 7 Orang dan Belasan Luka-luka

Intelijen Disarankan Libatkan Masyarakat Deteksi Terorisme

Miliki Alat Canggih, Polri Yakin Terorisme Tak Jadi Ancaman

Mereka rata-rata berasal dari Amerika, Eropa dan Australia. Mereka datang ke Indonesia melalui agen perjalanan wisata dunia Star Clipper dengan jaringan Asia Destination selaku operator perjalanan wisata di tingkat nasional. Sedangkan untuk wilayah Madura, melalui Mandala Wisata Tour and Transpot.

“Saya selaku operator perjalanan wisata di tingkat lokal Madura. Makanya saya mengetahui secara langsung tentang kedatangan wisatawan asing yang masuk di Madura ini,” Mukti Ali memastikan.

Mereka menyusur Karaton Sumenep, Meseum Sumenep, Masjid Agung Sumenep, lalu menonton karapan sapi dan ke Pantai Sembilan Gili Genting.

Sebenarnya, jumlah wisatawan asing yang menuju Indonesia melalui kapal pesiar saat ini sejumlah ratusan orang. Mereka melakukan perjalanan wisata selama enam bulan. Tapi yang singgah di Madura hanya 40 orang.

“Tujuannya Sumenep, karena disana memang yang paling siap. Meskipun Pamekasan juga banyak memiliki situs sejarah, tapi Pamekasan tidak siap dan tidak memiliki agenda wisata tahunan sebagaimana Sumenep,” ujar Mukti.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image