Ini 7 Alasan Jatim Layak Jadi Tuan Rumah HPN 2019

Deni Muhtarudin

Image
Memperingati Hari Pers Nasional (HPN), sejumlah wartawan di Kabupaten Aceh Barat, menggelar silaturrahmi dengan sejumlah elemen di Sekretaris Bersama (Sekber) Jurnalis Aceh Barat, Jumat (9/2) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Provinsi Jawa Timur (Jatim) diputuskan menjadi tuan rumah peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019 yang akan diselenggarakan pada tanggal 9 Februari 2019 mendatang.

Pengurus harian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendry Ch. Bangun, mengungkapkan bahwa ada 7 parameter yang menjadi dasar penilaian Jatim diputuskan menjadi tuan rumah HPN 2019.

"Komitmen pemerintah daerah, kesiapan, kekompakan dan kemampuan PWI provinsi, animo sektor swasta, lokasi puncak acara HPN 2019 dan konvensi media massa, konektivitas atau frekuensi penerbangan menuju Surabaya dan keadaan Kota Surabaya (kemacetan, kebersihan, kriminalitas)," ungkapnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (16/5).

baca juga:

Khofifah Siapkan Program Pengentasan Kemiskinan di Jatim

Cegah Radikalisme, DMI Jatim Awasi Masjid Kampus

Berawal dari Wartawan Musik, Soleh Solihun Sukses Menjadi Seorang Penampil

Secara umum, Hendry mengatakan bahwa nilai ketujuh parameter itu jika dirata-ratakan adalah bagus. Hal itu diperkuat dengan hasil penilaian oleh tim asesmen yaitu Agus Sudibyo dan Suprapto, berdasarkan hasil peninjauan ke lapangan dan wawancara dengan pihak terkait. PWI Pusat memutuskan Jatim sebagai tuan rumah HPN 2019 dalam rapat pleno PWI, Selasa (15/5) lalu.

Hendry mengakui, sebelum Jatim diputuskan menjadi tuan rumah, ada 2 provinsi lain yang juga berminat menyelenggarakan puncak peringatan HPN 2019, yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Aceh Nanggroe Darussalam.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jatim Soekarwo menyatakan kesediannya sebagai tuan rumah HPN 2019.

"Pemerintah dan rakyat Jawa Timur siap dan senang hati akan melaksanakan sebaik-baiknya jika diputuskan menjadi tuan rumah HPN 2019," ujar Pak De Karwo sapaan akrab Sukarwo.

Sekadar informasi, beberapa isu yang cukup menonjol terkait pembangunan Jatim akan difokuskan ke Pulau Madura. Isu-isu itu antara lain dampak Jembatan Suramadu terhadap perkembangan ekonomi daerah, peningkatan pendidikan, dan juga pengentasan kemiskinan.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image