Terima Keluhan Warga Sumur Batu, Fadli Zon Surati Panglima TNI

Deni Muhtarudin

Image
Perwakilan warga Sumur Batu didampingi pengacara warga saat audiensi dengan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon di DPR RI, Jakarta, Rabu (16/5) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam, Fadli Zon, menerima kedatangan warga RW 05 Kelurahan Sumur Batu, Kemayoran, Jakarta Pusat, yang mengadukan masalah penggusuran terhadap rumah tempat tinggal mereka oleh TNI AD, dalam hal ini Kodam Jaya.

"Saya menerima kedatangan warga RW 05 Sumur Batu, Jakarta, yang mengalami penggusuran dari tempat yang mereka tinggali. Berdasarkan keterangannya, mereka telah menempati rumah tersebut telah lebih dari 50 tahun," ungkap Fadli di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (8/5) sebagaimana dikutip dari laman DPR.

Fadli menyampaikan, berdasarkan keterangan dari warga yang datang mengadu, permasalahan sengketa lahan tersebut hingga saat ini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan nomor gugatan 447/Pdt.G/2017/PN.Jkt.Pst. Namun pihak Kodam Jaya masih terus berupaya untuk mengosongkan perumahan warga.

baca juga:

PDIP Bantah Tudingan SBY Iriawan Geledah Rumah Dinas Wagub Jabar

DPR Dukung Kementan Blacklist Importir Nakal

Fahri Hamzah Ungkap Situasi Internal PKS: Tiba-tiba Suasananya Mencekam

"Maksud kedatangan warga mengadu ke DPR adalah dengan harapan DPR dapat ikut mengawasi persoalan ini, agar jangan sampai mereka digusur sebelum ada keputusan hukum yang tetap," ujar politisi Partai Gerindra itu.

Selain itu, lanjut Fadli, masih berdasarkan keterangan warga, pihak Kodam Jaya juga mengintimidasi dan meneror bahkan telah menerbitkan Surat peringatan (SP) yang ketiga kepada warga supaya segera mengosongkan rumahnya hingga batas waktu yang telah ditentukan, sementara dari pihak pengacara warga menyatakan bahwa sesungguhnya pihak Kodam Jaya tidak memiliki surat-surat yang kokoh tentang status lahan di wilayah tersebut.

"Sebagian besar warga yang tinggal ditempat itu adalah keluarga penerima penghargaan Bintang Gerilya dari negara. Seharusnya hal ini oleh pihak Kodam Jaya bisa dimusyawarahkan kembali dengan warga. Jangan sampai mereka digusur dan melukai perasaan warga yang menjadi korban penggusuran," katanya.

Sebagai langkah konkret, Fadli akan meneruskan aspirasi yang telah disampaikan kepada pihak Kodam Jaya.

"Saya akan menyuratinya dalam waktu dekat, dan kepada Komisi terkait juga akan kita sampaikan mengenai persoalan ini. Kalau memungkinkan, saya juga akan meninjau lokasi itu," ungkapnya.[]

terkait

Image
Image
Image

terkini

Image
Image
Image