Marak Aksi Terorisme, Pemerintah Aktifkan Kembali Koopssusgab

Deni Muhtarudin

Image
Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssudgab) yang terdiri dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo TNI AU | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Pemerintah akan mengaktifkan kembali Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) dalam rangka membantu Polri menanggulangi maraknya aksi terorisme baru-baru ini.

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal (Purn) Moeldoko, mengungkapkan bahwa satuan Koopssusgab tersebut akan diisi oleh prajurit-prajurit pilihan dari satuan-satuan anti-teror seperti dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo TNI AU.

"Saya laporan kepada Presiden kemarin, beliau tertarik, nanti kita akan bicara dengan Panglima," ungkapnya kepada wartawan saat ditemui di Komplek Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

baca juga:

Penuntasan Nasib TKI Ilegal Perlu Sinergi Semua Pihak

Penangkapan Pengguna Narkoba di Babel, Polisi dan TNI Sempat Salah Paham

Nakoda dan Anak Buahnya Kabur

Menurut Moeldoko, Koopsusgab akan resmi diaktifkan kembali oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Selain itu, Koopsusgab juga akan dipimpin langsung oleh Panglima TNI.

"Tugas teknisnya seperti apa, nanti mengenai itu akan dikomunikasikan antara Kapolri dengan Panglima TNI. Sekarang ini peran Koopssusgab TNI tetap membantu kepolisian. Nanti kalau undang-undang (Antiterorisme) sudah turun, kami akan sesuaikan," ujarnya.

Moeldoko menjelaskan, sebenarnya waktu dirinya masih menjabat sebagai Panglima TNI, satuan tersebut sudah terbentuk. Namun sepertinya setelah ia tidak menjabat sebagai Panglima, satuan tersebut dibekukan.

Sementara saat ditanya mengenai pelibatan atau perbantuan Koopssusgab kepada Polri, Moeldoko mengatakan bahwa tergantung kepada seberapa besar ancaman teror yang sedang terjadi.

"Itu (pelibatan Koopssusgab) tergantung spektrumnya, kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intencity, ya disitulah kira-kira pelibatannya," katanya.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image