Ramadan 1439 H

Selama Ramadan, PNS Kota Bogor Hanya Bekerja Tujuh Jam

Rizky Dewantara

Image
PNS Pemkot Bogor | AKURAT.CO/Rizky Dewantara

AKURAT.CO, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kota Bogor Fetty Qondarsyah menegaskan, operasional jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Bogor selama bulan ramadhan telah merujuk surat edaran dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), yakni selama 7 jam kerja dalam sehari.

“Jam kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kota Bogor untuk Senin sampai Kamis, masuk pukul 07.30 WIB dan pulang pukul 14.30 WIB. Khusus Jumat, jam masuk sama hanya jam pulangnya pukul 15.00 WIB karena ada ibadah sholat jumat. Secara keseluruhan jam kerjanya 7 jam dalam sehari,” kata Fetty saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/5).

Ia menambahkan, untuk unit kerja yang memberlakukan 6 hari kerja, Senin sampai Kamis dan Sabtu masuk pukul 07.30 WIB sampai pukul 13.30 WIB. Sedangkan hari Jumat jam pulang pukul 14.00 WIB.

baca juga:

Kirab Obor di Jakarta Dimulai, Jalan Raya Bogor Arah Pasar Rebo Ditutup Situasional

Mendagri Minta Jajarannya Pahami Area Rawan Korupsi

Wali Kota Bogor Ungkapkan Strategi Benahi UMKM di Wilayahnya

Terkait pelayanan kepada masyarakat Fetty menjamin akan tetap berjalan seperti biasa. Khusus menjelang Idul Fitri pelaksanaan pelayanan tetap berjalan dengan pembagian tugas yang ditetapkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing.

Meski demikian, ia menyatakan, kepada semua pegawai Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai yang ada di kawasan Balaikota Bogor hingga aparatur di wilayah ia meminta agar ibadah puasa jangan dijadikan alasan menurunnya kinerja untuk melayani masyarakat.

Sementara itu khusus libur Idul Fitri yang telah ditentukan pemerintah pusat, Fetty meminta agar semua aparatur di lingkungan Pemkot Bogor menaati aturan yang telah ditetapkan.

“Jika ASN ingin mengambil cuti mekanismenya masih sama seperti biasa. Tapi jika ada ASN yang memperpanjang masa liburan Idul Fitri tidak mengajukan cuti atau pemberitahuan dari awal akan ada sanksinya, mulai dari sanksi ringan hingga yang terberat,” pungkasnya.[]

 

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image