top home
Ekonomi \ Berita
Ramadan 1439 H

Kamis, 17 Mei 2018 17:32 WIB

Distribusi Pasokan Lamban, Kaltim Terancam Inflasi di Ramadan dan Idul Fitri

Penulis  Rusdianto

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur Muhamad Nur, saat mengikuti High Level Meeting  Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kaltim Rabu, (16/5).

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur Muhamad Nur, saat mengikuti High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kaltim Rabu, (16/5).
AKURAT.CO/Rusdianto

AKURAT.CO, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kaltim, menggelar High Level Meeting, memasuki ramadhan dan idul fitri. Hal tersebut, dalam rangka mengontrol inflasi yang biasanya melonjak, pada momen tersebut.

Kantor Perwakilan (Loe) Bank Indonesia Perwakilan (BI) Kaltim mewaspadai potensi kenaikan inflasi saat Ramadan. Diantara hal yang menjadi penyebab inflasi adalah distribusi pasokan yang lama sehingga mengakibatkan kelangkaan.

Demikian diutarakan Kepala Kpw BI Kaltim, Muhamad Nur. Ia menyebut aktifitas perdagangan di Kaltim kurang efisien karena masih terkendala pada distribusi. Karena itu pihaknya berharap infrastruktur bisa lebih diperhatikan.

“Itu dari sisi proses distribusi. Tantangan lainnya adalah semua OPD harus berkoordinasi untuk menjaga pasokan beberapa komoditas tetap tersedia,” terangnya di Kantor Gubernur Kaltim.

Pihaknya pun memberikan masukkan agar harga sejumlah komoditas masih bisa terkendali. Diantaranya pemerintah perlu membuat database perdagangan yang mencakup harga sejumlah komoditas.

“Saran kami adalah membuat data neraca pangan untuk mempermudah pemantauan pergerakan harga,” urainya.

Pemerintah lanjutnya juga perlu memfasilitasi kerja sama perdagangan antar daerah. Salah satu tujuannya adalah memantau penjualan daging ayam ras dan komoditas penting lainnya. Pasalnya, harga komoditas tersebut umumnya merangsak naik, padahal tidak mendapat arahan dari pemerintah. Tugas tersebut juga menjadi tanggung jawab Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Secara terpisah, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kaltim Fuad Assadin mengakui pasokan bahan pokok penting masih dominan impor, terutama dari Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Diantaranya gula, beras, tepung, minyak goring, daging, telur dan susu.

Pihaknya mengaku sudah berupaya untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Seperti menentukan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beberapa bahan pokok penting.

“Kami juga berencana lakukan sidak atau operasi pasar di pasar-pasar di Samarinda,” ucapnya. Diantaranya Pasar Segiri, Kedondong, Merdeka, Lok Bahu hingga Sungai Dama.

Disperindagkop juga sudah menentukan harga sejumlah bahan pokok sesuai Peraturan menteri perdagangan 27/2017. Seperti beras medium Rp 9.950 per kilogram dan beras premium Rp 13.300 per kilogram. Kemudian daging ayam ras Rp 32.000 per kilogram, telur ayam ras Rp 22.000 per kilogram, bawang merah Rp 32.000 per kilogram, gula pasir Rp 12.500 per kilogram dan minyak goreng kemasan Rp 11.000 per liter. []

Fokus Berita : Semarak Ramadan 1439 H

[INFOGRAFIS] Jurus Sehat Puasa Di Bulan Ramadan
Selasa, 22 Mei 2018 19:50 WIB
Ramadan 1439 H

[INFOGRAFIS] Jurus Sehat Puasa Di Bulan Ramadan

Garuda Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Tiket Saat Lebaran
Selasa, 22 Mei 2018 19:43 WIB
Ramadan 1439 H

Garuda Jamin Tak Ada Kenaikan Harga Tiket Saat Lebaran

Pahala berjanji kenaikan harga tiket Garuda selama peak season tidak akan begitu signifikan

Bukber, Bagi Dinda Kanya Dewi Bukan Cuma Wacana
Selasa, 22 Mei 2018 18:57 WIB
Ramadan 1439 H

Bukber, Bagi Dinda Kanya Dewi Bukan Cuma Wacana

Dinda tidak pernah absen dalam kegiatan bukber bersama teman-temannya.

Mengenal 10 Jenis Kurma yang Terkenal di Dunia karena Kelezatannya
Selasa, 22 Mei 2018 18:27 WIB
Ramadan 1439 H

Mengenal 10 Jenis Kurma yang Terkenal di Dunia karena Kelezatannya

Tahu gak jenis kurma yang kamu makan?

Liburan di Ragunan, Ini Jadwalnya
Selasa, 22 Mei 2018 18:14 WIB
Ramadan 1439 H

Liburan di Ragunan, Ini Jadwalnya

Cek dulu, sebelum kamu tak bisa masuk.

32 Pejabat Negara Buka Bersama di KPK Hari Ini
Selasa, 22 Mei 2018 17:45 WIB
Ramadan 1439 H

32 Pejabat Negara Buka Bersama di KPK Hari Ini

Para pejabat negara itu juga akan menghadiri Kajian Ramadan dan Konsolidasi Internal Pemangku Kepentingan Anti Korupsi

 

Bank Indonesia BI Kalimantan Timur Muhamad Nur Inflasi TPID
Redaktur. Sunardi Panjaitan

akurat logo
Berita Terkait

akurat logo
News Feed



akurat logo
Fokus

Semarak Ramadan 1439 H

Semarak Ramadan 1439 H

Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

Teror Bom Bunuh Diri Surabaya

Hari Pendidikan Nasional

Hari Pendidikan Nasional

Hari Buruh

Hari Buruh

Rupiah Anjlok Lagi

Rupiah Anjlok Lagi

Copyright © 2017 Akuratco. All right reserved

arrow top