Sri Mulyani: Meningkatnya Impor Mengartikan Meningkatnya Gairah Investasi

Siti Nurfaizah

Image
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers kinerja APBN 2018 di kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (17/5). Menkeu menyatakan kinerja APBN hingga April 2018 mengalami perbaikan ke arah positif yang dilihat dari pertumbuhan pendapatan, hingga belanja negara yang mencapai Rp582,9 triliun atau 26,3 persen dari total belanja negara APBN 2018 sebesar Rp2.220,7 triliun. | ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.

AKURAT.CO, Berdasarkan data dari Kementerian Keuangan, pertumbuhan impor hingga April 2018 melonjak mencapai 12,75 persen dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya yang hanya 4,81 persen. Bahkan pertumbuhan impor periode ini mengalahkan tingkat ekspor yang hanya mencapai 6,17 persen.

Terkait hal ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa melesatnya pertumbuhan impor tersebut merupakan indikasi peningkatan aktivitas investasi dan perdagangan di Indonesia.

"Kinerja pertumbuhan double digit impor yang ditopang oleh kenaikan impor barang modal mengindikasikan peningkatan gairah aktivitas investasi dan perdagangan di Indonesia," jelasnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (17/5).

baca juga:

Pemerintah Tawarkan Surat Utang untuk Danai Defisit Anggaran

Bank Sentral Qatar dan Turki Sepakati Perjanjian Swap Mata Uang

Rizal Ramli Sindir Sri Mulyani Soal Utang, Eh Malah Dikepret Balik Netizen

Kinerja impor yang tinggi dipengaruhi oleh peningkatan permintaan domestik terhadap barang input produksi serta tingginya pertumbuhan impor barang modal seperti mesin, kendaraan, dan peralatan lainnya.

Sementara itu, pertumbuhan ekspor masih tumbuh positif meskipun tudak secepat laju pertumbuhan impor.

"Hal ini ditopang oleh peningkatan ekspor beberapa komoditas dan produk industri ke negara mitra dagang utama," tambahnya.

Namun Sri Mulyani menilai bahwa peningkatan impor merupakan peningkatan investasi dan impor barang modal pada periode ini diyakini akan menjadi kunci peningkatan kapasitas produksi dan aktivitas ekonomi di masa yang akan datang. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini