Pengacara: Penggeledahan 18 Jam di Rumah Najib adalah Pelecehan

Safaraz

Image
Personil kepolisian tampak berada di depan kediaman mantan PM Malaysia Najib Razak di Kuala Lumpur pada 16 Mei | REUTERS

AKURAT.CO, Penggeledahan yang dilakukan kepolisian di rumah mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak selama 18 jam merupakan pelecehan.

Pernyataan itu diungkapkan pengacara Najib, Harpal Singh Grewal, hari ini. Harpal menjelaskan, kepolisian tiba sekitar pukul 10.00 malam pada Rabu (16/5) dan masih menggeledah hingga Kamis (17/5) siang, hari pertama Ramadan.

Terkait kejadian ini, Harpal menyatakan penggeledahan itu seharusnya telah selesai secara profesional hingga pukul 5 pagi. Sekitar pukul 8.30 pagi, beberapa petugas masuk ke kamar dan memutuskan membobol berangkas dengan mengebornya. “Pengeboran itu berlanjut meski telah melewati pukul 5 sore sekarang dan di sana tidak ada kedamaian dan ketenangan di rumah kliennya,” ungkap Harpal.

baca juga:

Geely Perpanjang Kemitraan dengan Perusahaan Mobil Malaysia

Federasi Sepaktakraw Indonesia Tolak Protes Malaysia

Mengejutkan, Malaysia U-23 Rusak Debut Son Heung-min

Menurut Harpal, kotak berangkas itu terkunci selama dua dekade karena kuncinya hilang. “Penggeledahan dilakukan dan barang-barang yang disita memiliki nilai yang tidak besar dan kehadiran personil kepolisian berlanjut di kediamannya dan pengeboran berangkas tua menunjukkan pelecehan terhadap anggota keluarga dan staf Dato Seri Najib di kediaman itu mengalami tekanan mental dan memberi citra buruk pada klien saya,” ujar pengacara itu.

Dia juga mempertanyakan waktu penggeledahan yang tidak tepat bagi keluarga dan staf Najib yang berhak menjalankan kewajiban agama mereka menjelang buka puasa hari pertama Ramadan. “Tidak ada yang penting dari penggeledahan itu,” kata Harpal yang menjelaskan Najib telah mengindikasikan dia ingin bekerja sama penuh dengan otoritas.

Lima properti terkait Najib, termasuk rumah keluarga tempat dia tinggal telah digeledah kepolisian dalam investigasi skandal korupsi miliaran dolar di lembaga negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang didirikan Najib.

Najib dan istrinya Rosmah Mansor telah masuk daftar hitam oleh Departemen Imigrasi dan tidak dapat meninggalkan Malaysia. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image