Dishub Kaltim: Arus Mudik Angkutan Air Diperkirakan Naik 20 Persen

Rusdianto

Image
Ratusan Penumpang peserta program Mudik Gratis Jelang Hari Natal yang digelar Pemerintah Provinsi Maluku dengan menggunakan KM Sabuk Nusantara 48 milik PT Pelni meninggalkan Pelabuhan Ambon, Maluku, Selasa (19/12). Kapal berkapasitas 500 penumpang itu akan melayari rute Ambon menuju sejumlah pelabuhan di Kabupaten Maluku Barat Daya. | ANTARA FOTO/izaac mulyawan/nz/17.

AKURAT.CO, Arus mudik lebaran diperkirakan meningkat hingga sepuluh persen. Salah satu yang mendapat pengawasan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim adalah angkutan air. Lonjakan arus mudik angkutan air diperkirakan mencapai 20 persen tahun ini.

Kepala Dishub Kaltim, Salman Lumoindog mengatakan hal demikian harus diantisipasi utamanya jelang arus mudik lebaran. Pasalnya, pihaknya memprediksi akan ada kenaikan arus mudik tahun ini.

“KSOP memprediksi 20 persen untuk angkutan laut. Tapi secara keseluruhan kami perkirakan tujuh sampai sepuluh persen,” ucap Salman.

baca juga:

"Opening Ceremony" Asian Games Dishub akan Rekayasa Lalin, Ini Lokasinya

Selama Torch Relay di Jakarta, Dishub Izinkan Pengendara Lintasi Jalur TransJakarta

Uji Coba Parkir Meter Segera Dilakukan Dishub Kota Bogor

Namun yang mendapat perhatian dari Dishub adalah angkutan air. Pasalnya, pihaknya masih banyak menemukan berbagai kelengkapan. Mulai dari life jacket atau penopang keselamatan penumpang, hingga kapal yang izinnya hampir habis.

Karena itu, rencananya hari Dishub akan menggelar rapat bersama untuk membahas jadwal pengecekkan angkutan air di seluruh kabupaten/kota.

“Semua stakeholder seperti KSOP, organda dan lainnya,” imbuhnya.

Angkutan yang akan dicek seperti kapal menuju Kukar ataupun Mahulu. Jangan sampai penumpang merasa nyaman namun tidak selamat.

“Life jacket itu wajib, surat-surat juga dicek apakah izinnya mati atau tidak. Termasuk kondisi mesin, jangan sampai mati di tengah jalan, sebab penumpang yang jadi korban,” sambung Salman.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image