Grace Joselini Corlesa

Mantan Putri Indonesia yang Jadi 'Malaikat Pelindung' Pesepakbola Wanita

Manggala Borujerdi

Image
Grace Joselini ketika sedang bermain basket. | INSTAGRAM/Grace Joselini

AKURAT.CO, Khalayak nampaknya masih banyak yang belum mengenal dara cantik asal Kalimantan tersebut. Sosok tersebut adalah Grace Joselini Corlesa atau yang akrab disapa Grace.

Grace juga dulunya termasuk dalam salah satu kontestan Putri Indonesia 2009 untuk mewakili Kalimantan Timur. Grace kini banting setir dan kemudian menjelma menjadi malaikat cantik dalam membantu menjaga kesehatan para atlet baik di dalam maupun di luar lapangan.

Saat ini Grace bertugas sebagai tim medis bersama Timnas Indonesia wanita yang baru-baru dikembangkan oleh PSSI sebagai dokter dan ahli medis untuk para srikandi Tanah Air di cabang olahraga sepakbola. Sudah dipastikan Grace dipercaya menangani para atlet yang berlaga di Asian Games 2018 pada bulan Agustus mendatang.

baca juga:

Sepakbola Wanita Timnas Indonesia Kembali Tumbang di Tangan Thailand

Zahra Muzdalifah Zahra Akui Thailand Punya Kualitas Level Dunia

Zahra Muzdalifah Winger Cantik Indonesia Kecewa Usai Dibantai Thailand

Wanita asal Kalimantan Timur tersebut kini berbicara tentang sepakbola wanita serta Asian Games, ketika dihubungi AKURAT.CO via seluler pada Rabu, 30 Mei 2018 di Jakarta.

Berikut sekilas petikan wawancara dengan Grace Joselini Corlesa.

Dokter Grace. DOK. PRIBADI

1. Menurut dokter bagaimana cara menjaga kebugaran para atlet di bulan Ramadan? Terlebih lagi untuk yang melakukan ibadah puasa?

Latihan saat puasa sebaiknya dilakukan menjelang berbuka puasa, sehingga rehidrasi berjalan baik. Tentunya ketika berbuka dapat diimbangi dengan asupan yang bernutrisi baik setelah latihan. Latihan juga fungsinya untuk menjaga kebugaran dan bukan peningkatan intensitas.

Apabila harus berlatih di pagi hari, sebaiknya latihan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan suhu lingkungan yang kondusif atau indoor serta hindari latihan di bawah terik matahari seperti yoga, kalistenik, jalan-jogging, sepeda.

2. Sejak kapan menangani para atlet? Apakah hanya tim sepakbola saja?

Sejak mengambil spesialis di ilmu kedokteran olahraga di Universitas Indonesia (UI).

Sebelumnya pernah menjadi dokter untuk tim basket Fakultas Kedokteran UI, dokter venue liga medika, dokter venue cabang olahraga atletik PON Jawa Barat 2016 , dokter kontingen untuk DKI Jakarta Pekan Olahraga Nasioal 2017 untuk semua cabang olahraga. Saya juga menjadi dokter event test Asian Games 2018 untuk gulat dan renang.

Dokter Grace dengan ofisial dan pelatih. DOK. PRIBADI

3. Apa yang harus dilakukan para atlet jelang pertandingan agar tetap bugar? Ada nutrisi khusus tidak yang harus di konsumsi?

Tentunya ada, Nutrisi gunanya selain menjadi energi tetapi juga untuk membantu proses recovery setelah latihan. Semua nutrisi juga harus seimbang dan tetap mengontrol kalori asupan baik dari karbohidrat dan protein, tidak makan goring-gorengan dan yang terlalu manis.

4. Tanggapannya setelah Indonesia kalah telak dari Thailand? Apakah itu karena masalah kebugaran karena banyak pemain yang puasa?

Hmmm ini teknis yah, saya tidak bisa menjawabnya. Hal ini ranahnya lebih ke pelatih.

Dokter Grace duduk bersama demgan para pemain Timnas Indonesia Wanita. DOK. PRIBADI

5. Harapan dokter untuk Indonesia di Asian Games nanti yang tinggal menghitung hari lagi. Saran dokter untuk para atlet dalam menjaga kesehatan dan tetap bugar saat bermain?

Harapannya semua atlet bisa memberikan yang terbaik bagi Indonesia tercinta karena ini kesempatan langka menjadi tuan rumah. Saran saya kepada para atlet agar semakin semangat berlatih, menjaga pola makan yang sehat, dan asupan Nutrisi dan recovery yang baik sesudah latihan.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image