Sistem 'Dinding Kipas Angin' Raksasa Pengubah Karbondioksida Menjadi Energi

Safaraz

Image
Dinding kipas angin penyedot karbondioksida dari atmosfer ini akan mengubahnya jadi energi | DAILYMAIL.CO.UK

AKURAT.CO Ekstraksi gas rumahkaca berbiaya tinggi akan dikalahkan dengan teknologi baru yang memerangi perubahan iklim. Klaim itu datang dari para ilmuwan yang diberitakan oleh Dailymail, beberapa waktu lalu. Perusahaan carbon engineering dan energi bersih yang bermarkas di Kanada menciptakan desain fasilitas industrial ukuran raksasa yang mampu menangkap karbondioksida dan mengubahnya menjadi energi. Fasilitas industrial itu mampu menangkap karbondioksida dengan biaya Rp 1,3 juta hingga Rp 3,2 juta per ton metrik.

Nilai itu masih di bawah perkiraan David Keith, Profesor fisika dari Harvard University dan pendiri carbon engineering yang juga memimpin penelitian ini. Profesor Keith memperkirakan biaya penangkapan karbondioksida ini akan mencapai Rp11 juta lebih per ton metrik. “Saya berharap fasilitas ini menjadi teknologi industrial energi terbarukan yang terus aktif, yang dapat direalisasikan secara sempurna,” ungkap Keith pada Reuters dikutip Dailymail (8/6).

Fasilitas carbon engineering percobaan yang sudah dioperasikan oleh 40 pekerja ini mampu menghasilkan satu metrik ton karbondioksida perhari. Perusahaan ini dimiliki oleh beberapa sektor swasta diantaranya adalah Bill Gates. Teknologi ini membuat bahan bakar sintetis hanya dengan bahan baku udara, air dan ditenagai pembangkit listrik terbarukan.

baca juga:

Bagaimana cara kerja fasilitas carbon engineering ini? mesin ini memiliki kipas angin raksasa dalam jumlah banyak yang berfungsi untuk menangkap udara secara langsung, kemudian menyalurkannya ke dalam aqueous solution yang mengikat karbondioksida. Dengan proses pemanasan, akan terjadi suatu reaksi kimia dan mengekstraksi karbondioksida yang menghasilkan senyawa kimia serupa dengan bahan bakar, lalu menyimpannya dalam sequestration strategy of choice. Jenis bahan bakar yang dihasilkan diantaranya bensin, solar dan bahan bakar jet yang kompatibel dengan infrastruktu transportasi dan distribusi bahan bakar yang ada sekarang.

terkait

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image