Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan

Damai Mendrofa

Image
Kasatlantas Kota Sibolga, AKP Septian D Rianto saat sibuk mengatur arus lalu lintas sesaat sebelum pawai Takbir dilepas | AKURAT.CO/Damai Mendrofa

AKURAT.CO, Perempatan jalan Diponegoro di kota Sibolga, Sumatera Utara kian padat sejak sore, Kamis (14/6). Malam digelarnya pawai Takbiran di kota itu segera tiba.

Kendaraan-kendaraan hias dan kendaraan umum lainnya mulai menjejali jalanan. Suara Bedug dan takbir dari puluhan kendaraan hias bersahut-sahutan. Persimpangan dan perempatan jalan menuju titik pelepasan konvoi Takbir di Kota Sibolga ditutup bagi pengendara umum.

Di perempatan jalan itu pula, AKP Septian D Rianto terlihat sibuk mengatur arus kendaraan yang lalu lalang yang cenderung tak tertib dan saling mendahului. Beberapa petugas lain dari unit Dishub dan Satpol PP juga ikut sibuk mengarahkan para pengendara umum agar tak masuk ke jalur yang ditutup. Kemacetan beberapa kali tak terelakkan.

baca juga:

Penyusup di Final Piala Dunia Masih Ditahan Polisi

Polsek Tambora Sebar Wajah DPO Narkoba dan Tawuran

Polisi Langkat Tangkap Bandar Narkoba

AKP Septian atau akrab disapa Rian bukan polisi Lalu Lintas Biasa. Pria di usia muda yakni 31 tahun ini sudah didapuk menempati posisi penting sebagai Kasatlantas Polres Sibolga. Septian baru saja ditempatkan beberapa bulan di kota berbilang kaum ini setelah sebelumnya bertugas di Polres Ternate, Provinsi Maluku Utara.

Bagi AKP Rian, mengatur lalu lintas di saat Lebaran tiba adalah hal lumrah nan biasa. Ia melakoninya bahkan sejak lulus PTIK dan dilantik menjadi Polisi tahun 2010 lalu.

“Sejak jadi polisi gak pernah pulang, kecuali waktu sekolah PTIK (Pendidikan Tinggi Ilmu Kepolisian), itu saja pernah pulang,” ungkap AKP Rian saat berbincang dengan Akurat.co ditengah kesibukannya malam itu.

Suami dari Hannia dan ayah dari sepasang putra dan putri ini mengaku ibunya berada di Negara kincir angin Belanda. Sementara istri dan anak-anaknya berada di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, tepatnya di rumah mertua.

Dia mengatkan, bukan karena jarak yang jauh maka keinginannya untuk berkumpul bersama keluarga saat Lebaran tak bisa ia penuhi. Kendati bertugas saat Lebaran bagi AKP Rian adalah sebuah dedikasi yang harus ditunaikan.

“Ya mau gimana lagi, ini dedikasi, (polisi) yang lain juga tak pulang kan?” katanya.

AKP Rian mengaku, tak pulang di Idul Fitri bagi anak-anak dan istrinya sudah menjadi hal yang lumrah. Orang-orang yang ia sayangi itu sudah memaklumi tugas dan tanggung jawab yang ia emban.

“Istri dan anak-anak juga sudah biasa ditinggal. Mereka sudah tahu, ikhlas lah udah biasa. Dan kalau pengen ketemu keluara itu pasti wajar-lah ya, tapi ya nanti kan ketemu juga,” ucapnya penuh senyum.

Kini, mengemban amanah sebagai Kasatlantas di KotaSibolga bagi Rian memiliki tantangan tersendiri. Ia menyebut, cukup kerepotan menjalankan tugas karena kuantitas petugas Lantas yang memang minim.

“Sedikit, cuma 23 petugas termasuk saya, dan memang kerepotan,” katanya.

Tapi AKP Rian mengaku optisim dan tak menyerah.Ia menyebut sinergitas antar instansi di Kota Sibolga cukup baik. Dan karena itu tugas-tugas penting seperti mengamankan momentum malam Pawai Takbiran menjadi mudah dilakukan.

“Kita beruntung disini, sinergitasnya bagus, dishub, satpol PP, pekerjaan cukup terbantu,” tukasnya.

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image