FOTO ESAI Krisis Perawatan Narapidana Lansia di California

REUTERS

Image
Penjara yang menampung narapidana usia tua di California, Amerika Serikat | REUTERS

Tahanan penjara California, Richard Arriola (bawah) tidak ingat akan masalah pencernaan yang dialaminya saat menceritakan ke dokter pada pagi hari, dan rincian atas penganiayaan anak yang mengirimnya ke penjara hingga usia 88 tahun ini.

Arriola adalah satu dari sekitar 18.400 tahanan yang berusia di atas 55 tahun di penjara California, menurut California Department of Corrections and Rehabilitation.

Ini adalah populasi yang membengkak dan menyebabkan pihak berwenang mengambil langkah menciptakan unit penyandang demensia (menurunnya daya pikir diusia tua) di fasilitas medis penjara utama negara bagian di kota San Joaquin Valley, Stockton, California, Amerika Serikat.

Rumah tahanan mengandalkan narapidana-narapidana dan staf untuk membantu para lansia di penjara, daripada membayar unit medis yang lebih mahal.

Di California, tujuh persen dari 130.000 tahanan negara itu berusia di atas 60 pada tahun 2016, dibandingkan dengan hanya 1 persen 20 tahun sebelumnya, menurut laporan California Department of Corrections and Rehabilitation.

"Kami dan semua penjara di seluruh negeri harus mampu melakukan pekerjaan yang lebih baik dengan individu yang memiliki gangguan demensia," kata Dr Joseph Bick, kepala eksekutif medis di California Medical Facility di Vacaville.

Di seluruh Amerika Serikat, beberapa negara bagian bertarung dengan tantangan yang serupa dengan para narapidana usia tua. Biaya medis narapidana berjumlah sekitar $3 miliar per tahun di seluruh negara, menurut laporan terbaru negara bagian Georgia, dimana perawatan medis untuk narapidana di atas usia 65 biaya $8,500 per tahun, dibandingkan dengan $950 untuk mereka yang lebih muda.

Sebuah laporan 2015 oleh Departemen Kehakiman menunjukkan 44 persen narapidana yang berusia di atas 50 tahun mengalami cacat tubuh, dibandingkan dengan 27 persen narapidana secara keseluruhan.

Narapidana dengan penurunan kognitif dapat melakukan perawatan pribadi setiap saat, dapat merapikan diri, menyikat gigi dan pergi ke kamar kecil. Narapidana membutuhkan geriatrik (perawatan kesehatan pada penyakit usia lanjut) setelah usia 55 tahun di California dan begitu juga negara bagian lainnya.

Arriola, narapidana yang ditampung dengan sekitar 2.600 tahanan dengan kondisi kronis yang sama di Fasilitas Perawatan Kesehatan California di Stockton. Datang pada Kamis pagi di bulan Mei untuk kunjungan lanjutan. Namun dia tampak bingung saat berbicara kepada dokter, dan mengatakan dia tidak ingat sama sekali jika mengalami masalah perut.

Ini bukan situasi yang tidak biasa di fasilitas Stockton, dimana dokter dan perawat dilatih untuk bekerja dengan peningkatan jumlah pasien yang mengalami penurunan kognitif semakin bertambah, kata Dr Anise Adams, kepala petugas medis.

"Sulit bagi mereka untuk menjelaskan kepada perawat apa yang sedang mereka alami atau bagaimana perasaan mereka," kata narapidana Scottie Glenn (47), yang berpartisipasi dalam program narapidana berbadan sehat untuk membantu mereka yang sakit.

Pada pagi hari Mei lalu, Glenn (25) yang masuk penjara karena pembunuhan, membantu narapidana yang menggunakan kursi roda. Kadang-kadang, dia membantu untuk menuliskan surat narapidana lansia lainnya, atau membantu mereka untuk berkomunikasi.

Kebutuhan narapidana yang lebih tua telah mendorong negara untuk membangun pusat fasilitas besar. Fasilitas medis Stockton memiliki pusat terapi fisik yang akan dibuka dalam waktu dekat.

Fasilitas Medis California di Vacaville mendirikan rumah perawatan beberapa dekade lalu selama krisis AIDS, yang sekarang menampung lebih banyak narapidana yang sekarat karena penyakit usia tua, kata para pejabat. Negara menghabiskan sekitar $26.000 per narapidana pada perawatan kesehatan per tahunnya.

Narapidana lansia bangun di tengah malam tanpa mengetahui dimana mereka berada, serta membutuhkan staf terlatih untuk menghibur mereka.

"Kita perlu belajar untuk mengamati dan membantu mereka dengan cara yang berbeda dan bukan memperlakukan mereka seperti di dalam penjara reguler dengan penjagaan yang super ketat,” kata Vasquez, petugas  di fasilitas Stockton.

Foto: REUTERS/Lucy Nicholson | Teks: REUTERS/Sharon Bernstein

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image