Kalau Mau Lulus, Murid Sekolah Al-Izhar Wajib Ikuti Program Pengembangan Karakter

Riandar Fata Hudaya

Image
Kemenpar melepas Sekolah Al-Izhar tampil dalam Ajang Festival budaya antarbangsa 'LIangollen Internasional Musical Eisteddfod' di Wales, Britania Raya | AKURAT.CO/Riandar Fata Hudaya

AKURAT.CO, Sekolah Al-Izhar, Pondok Labu, Jakarta, menerapkan standar kelulusan untuk murid-murid tingkat SMA yang agak berbeda. Tiap murid wajib mengikuti program pengembangan karakter yakni Voluntier,  Internship,  Entrepreneurship.

Hal itu diutarakan Vivi Lufhfiyanti, Kepala Sekolah SMA Al-Izhar kepada AKURAT.CO di sela-sela acara “Gelar Pamit” misi budaya Sekolah Al-Izhar di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kemenpar, Jakarta, Sabtu, (23/6).

“Karena untuk bisa lulus dari sekolah kami, mereka harus memenuhi sekiranya beberapa jam dari 3 hal itu,” ujarnya.

baca juga:

Lantai Kayu Festival Musik di Spanyol Roboh, 300 Orang Terluka

Anak Sekolah Diliburkan Saat Asian Games, KPAI: Ya Apa Boleh Buat, Asal...

Di Lombok, Mendikbud Beri 'Trauma Healing' untuk Anak-anak Korban Gempa

Kini, murid-muridnya menjadi wakil Indonesia dalam ajang budaya antarbangsa 'Festival Liangollen Internasional Musical Eisteddfod' di Wales, Britania Raya pada 3-8 Juli mendatang. Ajang ini merupakan event tahunan berupa festival musik dan tari yang berlangsung setiap bulan Juli di LIangollen North, Wales. Pelepasan sekolah Al-Izhar untuk mengikuti ajang bertaraf Internasional itu dilakukan oleh Guntur Sakti, Kepala Biro Komunikasi Publik, Kementrian Pariwisata RI.

Sudah tentu, hal ini sebuah nilai tambah untuk kelulusan mereka. Karena, kegiatan ini bagian dari program Voluntier.

“Poinnya adalah kegiatan ini bukan kegiatan yang cuma-cuma saja, tapi ada hal positif lainnya, sekaligus memenuhi kewajiban (untuk bisa lulus) mereka,” katanya.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image