Indonesia Terbuka 2018

Drama Marcus/Kevin dan Conrad/Kolding Tidak Berbuntut Panjang

Dian Eko Prasetio

Image
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo | AKURAT.CO/Dharma Wijayanto

AKURAT.CO, Pada babak perempatfinal Indonesia Terbuka 2018, ada momen di mana ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya sempat berselisih dengan pasangan Denmark, Mads Conrad-Petersen/Mads Pieler Kolding.

Menanggapi konflik yang terjadi, pihak Federasi Bukutangkis Dunia (BWF) melalui Director Event mereka, Darren Parks, menilai bahwa konfrontasi kedua belah pihak sudah berakhir usai pertandingan, dan tidak berbuntut panjang.

"Saya mengerti, itu pertandingan yang emosional buat kedua belah pihak. Pemain curhat ke media soal apa yang dirasakan, setelah itu tapi ya sudah sampai situ saja," ujar Darren kepada awak media dalam sesi jumpa pers di Istora Senayan, Minggu (8/7).

baca juga:

PBSI: Hanya Pelatih yang Bisa 'Menormalkan' Tingkah Kevin Sanjaya

Istora nan Manis di Ganda, Pahit di Tunggal

Kemegahan Indonesia Terbuka 2018 Ternoda Akibat Makanan Basi

"Kita tidak harus berfokus ke masalah itu. Sejauh ini, turnamen edisi 2018, ini (Indonesia Terbuka) adalah yang terbaik."

Sebelumnya, Marcus mengatakan bahwa mereka akan diberikan kartu hitam atas perilaku yang mereka tunjukan di dalam lapangan. Walau mereka telah memenangkan pertandingan, mereka bisa saja di diskualifikasi jika mendapatkan kartu hitam dari wasit.

"Secara teknis, wasit bisa mengeluarkan kartu hitam walaupun pertandingan sudah selesai," Darren menjelaskan.

Walau sempat terjadi insiden itu, pihak BWF mengapresiasi turnamen yang dikatakan turnamen terbaik sejauh ini. Dia sangat menyukai antusias para penonton yang memadati Istora senayan sejak awal hingga akhir kejuaraan.

"Saya ingin berterimakasih kepada Pak Budi dan PBSI. Turnamen ini (Indonesia Terbuka) sudah dikenal sebagai salah satu yang terbaik. Dan lagi, terimakasih untuk PBSI," puji Darren.

"Saya berharap ada lebih banyak lagi otang yang menyaksikan dan bermain bulutangkis. Dan turnamen ini adalah bagian penting dalam mencapai tujuan itu. Istora dipenuhi fans yang sangat menyukai bulutangkis."

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image