Jika Bebas, Ini Petuah Alumni 212 untuk Ahok

Yohanes Antonius

Image
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Ketua Dewan Penasihat Persaudaran Alumni 212 Amien Rais, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, dan seorang tokoh lagi saling menggenggam tangan kanan di pelataran depan Kabah, Mekkah, dini hari tadi | Dokumentasi Persaudaraan 212

AKURAT.CO, Ketua Presidium Alumni (PA) 212, Slamet Maarif berharap mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat menjaga ucapannya setelah menjalani masa hukumannya sebagai narapidana penista agama.

"Kita berdoa semoga beliau bisa mengambil hikmah dari kejadian ini. Semoga semakin hati hati dalam berucap dan berbuat, sehingga tidak terulang lagi," ujar Slamet saat dihubungi, Rabu (11/7).

Slamet pun tak mempermasalahkan bila Ahok bebas pada tahun ini. Ahok kini sudah menjalani dua pertiga masa hukumannya.

baca juga:

Ahok Bakal Kasih Kejutan, Apa yang Terjadi di Bulan Agustus?

Ahok Tak Mau Bebas Bersyarat, Ruhut: Biar Kaum Sumbu Pendek Tak Berkoar

Ahok Bisa Bebas Agustus, Fahri Hamzah: Usul Saya, Jalani Hukuman di LP Baru Adil

Meski demikian, ia belum mengetahui waktu pasti Ahok kapan bebas.

“Kita tunggu saja kepastiannya,” ujarnya.

Slamet mengatakan saat Ahok bebas, pihaknya tidak akan melakukan demostrasi besar - besaran lagi sebagaimana mereka lakukan saat kasus penistaan agama ini pertama kali muncul dan ramai diperbincangkan publik.

"Insya Allah tidak, pelajaran bisa beliau ambil," tutupnya.

Ahok divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Dia dinyatakan bersalah melakukan penodaan agama terkait pernyataannya soal Surat Al-Maidah 51 saat berkunjung ke Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, September 2016.

Penahanan dijalani mantan Gubernur DKI Jakarta itu sejak 9 Mei 2017.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image