Hari Populasi Dunia 2018: Penting Ketahui Masalah Kesehatan Reproduksi

Abdul Haris

Image
Kesehatan Reproduksi dalam Hari Poulasi Dunia | BOLDSKY

AKURAT.CO, Tujuan utama diperingatinya Hari Populasi Dunia adalah untuk fokus pada kebutuhan dan pentingnya mengendalikan populasi manusia dunia. Ini juga meningkatkan kesadaran tentang kesehatan reproduksi karena sejumlah besar ibu hamil menyerah pada kesehatan reproduksi yang buruk.

Kesehatan reproduksi sendiri adalah keadaan lengkap mental, fisik dan kesejahteraan sosial. Bukan hanya tidak adanya penyakit reproduksi, ini berkaitan dengan proses reproduksi, fungsi dan semua sistem tahapan kehidupan.

Jadi mari kita ketahui tentang masalah kesehatan reproduksi seperti yang dikutip dari Boldsky.

baca juga:

Tutupi Kasus Pelecehan, Mantan Uskup Agung Australia Jadi Tahanan Rumah

Sebut Wanita Korban Pelecehan Seksual Lemah, Lindsay Lohan Minta Maaf

Perlakuan Diskriminatif Penyebab Terbesar Kematian Penderita HIV, Ini Penjelasannya

1. Fibroid rahim

Fibroid rahim adalah tumor non kanker yang paling umum yang terjadi pada wanita usia subur. Fibroid biasanya adalah sel otot dan jaringan lain yang tumbuh di dalam dan di sekitar dinding rahim.

Gejala seseorang yang mengalami fibroid rahim adalah nyeri punggung bawah, sering buang air kecil, merasa kenyang di perut bagian bawah, nyeri saat berhubungan seks, masalah reproduksi seperti infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil) dan keguguran.

2. Endometriosis

Endometriosis adalah masalah kesehatan reproduksi yang mempengaruhi rahim seorang wanita. Endometriosis terjadi ketika jaringan normal yang ada di rahim tumbuh di tempat lain terutama di indung telur, di belakang rahim, di kandung kemih dan di usus.

Jaringan yang salah tempat ini dapat menyebabkan infertilitas (ketidakmampuan untuk hamil) serta rasa nyeri sakit yang berat.

3. HIV/AIDS

Akibat berhubungan seks dengan seorang pria yang terinfeksi HIV atau dengan berbagi jarum suntik dengan orang yang terinfeksi, maka seorang wanita dipastikan akan terinfeksi HIV. Wanita hamil yang menderita HIV harus memastikan bayi mereka tidak tertular HIV dengan mengunjungi penyedia layanan kesehatan untuk mengurangi risiko yang buruk terhadap janin yang dikandung.

4. Polycystic Ovary Syndrome (PCOS)

PCOS atau Sindrom Ovarium Polikistik terjadi ketika ovarium wanita atau kelenjar adrenal menghasilkan lebih banyak hormon daripada biasanya yang mengakibatkan pembentukan kista di ovarium.

5. Sistitis Interstitial

Sistitis  interstitial adalah kondisi kandung kemih kronis yang mengakibatkan ketidaknyamanan. Orang yang menderita kondisi kesehatan ini memiliki dinding kandung kemih yang meradang atau teriritasi yang dapat menyebabkan kekakuan pada kandung kemih.

Gejala-gejala sistitis interstisial termasuk sering buang air kecil, sakit perut, nyeri hebat di kandung kemih, dll.

6. Kekerasan seksual

Kekerasan seksual adalah masalah yang signifikan yanng terjadi di seluruh dunia. Kekerasan seksual mengacu pada aktivitas seksual yang tidak diinginkan oleh satu pihak.

Korban kekerasan seksual kebanyakan perempuan daripada laki-laki.

7. Penyakit seksual menular

Penyakit seksual menular disebabkan karena bakteri, virus an parasit. Ada lebih dari 20 jenis penyakit seksual menular yang mempengaruhi pria maupun wanita.

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image