Merasa Berat Memulai Berolahraga? Ini Solusi Anda

Winnie Fatmawati

Image
Ilustrasi perempuan berolahraga | INDEPENDENT.CO.UK

AKURAT.CO, Harapan hidup seseorang terus bertambah di setiap negara, termasuk di Indonesia. Salah satu cara mewujudkan hal tersebut adalah dengan memiliki gaya hidup yang sehat. Olahraga masuk ke dalam salah satu gaya hidup sehat, namun masih banyak yang berat untuk menjalankannya.

Sibuk, kelelahan dengan aktifitas sehari-hari, dan segudang alasan lainnya membuat banyak orang belum menjadikan olahraga sebagai gaya hidupnya. Padahal, dokter Michael Triangto, SpKO mengatakan, olahraga bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dan siapa saja.

“Jangan berpikir muluk-muluk. Olahraga itu bisa disesuaikan dengan keadaan masing-masing setiap orang. Aktifitas fisik tidak harus berat, yang penting konsisten dan rutin dilakukan,” ujar dokter spesialis olahraga ini, yang AKURAT.CO temui di JW Mariot Hotel, Jakarta, Rabu, (11/7).

baca juga:

Mahfud MD Mengaku Tak Pernah Bahas Pilpres Bersama Jokowi

Instruksi Rizieq Tak Berpengaruh, PDIP: Tetap Jadi Partai Pemenang 2019

MAPPI: Ironis Kalapas Sukamiskin Terkena OTT KPK

Menurut Michael, Anda harus segera mengubah stigma Anda bahwa olaraga itu butuh waktu dan buanglah fikiran olahraga berat lebih efisien dibandingkan yang ringan. Olahraga ringan bisa menjadi lebih efisien, bila dilakukan secara teratur dan terprogram.

“Di kantor juga kita bisa olahraga kok, ini yang dibikin ribet dirinya sendiri aja. Harus pake baju yang proper, harus cari tempat khusus, harus ada temannya, dan sebagainya. Kalau tujuan untuk sehat, saya ajukan bukan olahraga, tapi saya sebut sport  therapy,” tambahnya.

dr. Michael Triangto, SpKO. AKURAT.CO/Winnie Fatmawati

Sport therapy yang dimaksud adalah olahraga yang tidak harus merasa capek, pegal, berkeringat, merasakan sakit pada badan, dan sebagainya. Jika konsep olahraga adalah seperti itu maka menurut dokter yang berpraktek di salah satu rumah sakit swasta ini, orang sakit tidak akan bisa berolahraga.

Olahraga semua orang bisa lakukan, termaksud orang sakit. Olahraga terbagi menjadi dua, erobik, dan unerobik. Erobik suatu olahraga yang dilakukan secara intensitas, ringan, gerakan berulang, dan jangka melakukannya panjang. Contoh, jalan cepat, mau yang lebih berat lagi, jogging, berenang, mendayung, dan lain-lain, itu olahraga berulang. Unerobik kebalikannya,” jelasnya.

Dokter paruh baya ini mengatakan, pada jam kantor Anda juga bisa olahraga, dengan kursi dan meja kerja Anda. Misalnya, jika Anda sedang duduk di kursi kerja, kepalkan kedua tangan lalu taruh di antara kedua lutut. Apit kepalan tangan dengan lutut.

Tekanan tersebut akan membuat paha bagian dalam mengeras sehingga bisa mengencangkan paha bagian dalam. Kemudian, jalan menuju tempat makan siang juga bisa menjadi pilihan Anda dan masih banyak pilihan lainnya.

“Ke Mall aja bisa jadi olahraga, keliling aja setengah jam sambil lihat-lihat, inget atau catet dulu kalau lihat ada yang mau dibeli. Jangan berhenti-berhenti dulu, nanti olahraganya selesai, baru balik lagi buat beli, dan rutin jalaninnya. Saran terakhir dari saya, bagi yang tidak pernah olahraga sama sekali, jangan mencoba langsung banyak. Seminggu sekali juga sudah cukup. Nanti bertahap, terprogram, sampai denyut jantung sekian ya, selama 30 menit ya, seminggu tiga sampai lima kali ya, seperti itu sesuai kemampuan,” tutupnya.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image