Jangan Sepelekan Perut Buncit, Ini Bahaya yang Mengintai

Winnie Fatmawati

Image
orang dengan lemak perut berlebih | RIDGE TIMES

AKURAT.CO, Mungkin Anda sering melihat orang yang memiliki perut buncit, atau bahkan itu Anda sendiri? Yup, perut buncit sudah menjadi hal umum yang terjadi di Indonesia, padahal ini sama sekali bukanlah hal yang baik untuk kesehatan.

Karena, kelebihan berat badan dan memiliki terlalu banyak lemak perut menyebabkan berbagai penyakit atau gangguan di tubuh. 

Dilansir dari lifealth, lemak menyimpan energi di dalam tubuh dan mencoba untuk melindungi tubuh. Ada dua jenis lemak yaitu lemak subkutan, atau lemak visceral. Lemak visceral sangat berbahaya bagi kesehatan karena terdapat di sekitar bagian-bagian utama tubuh seperti perut, jantung, hati, paru-paru. Lantas apa masalahnya? Mari kita bahas bahaya kelebihan lemak perut.

baca juga:

Apakah Baik Konsumsi Buah Kering? Ketahuilah Beberapa Tipsnya

3 Bahan Alami Ini Bisa Menghilangkan Jerawat Lho

Jelang Puncak Haji, Penyakit Jantung Jadi Ancaman Jemaah

Peradangan

Lemak visceral meningkatkan peradangan di dalam tubuh karena langsung menyerang hati. Peradangan menyebabkan banyak infeksi, dan masalah di dalam tubuh. Bahkan mengganggu keseimbangan hormon tubuh dan mempengaruhi metabolisme tubuh juga.

Risiko diabetes

Lemak perut lebih berbahaya daripada lemak di sekitar lengan, pinggul, atau paha. Ini mengarah ke risiko lebih besar diabetes tipe 2 dalam tubuh. Lemak visceral membantu mengatur produksi insulin dalam tubuh. Ini meningkatkan aliran insulin dalam aliran darah, dan tubuh kita menjadi kebiasaan tingkat gula tinggi, dan insulin dalam darah. Dengan demikian mengarah pada risiko diabetes yang lebih tinggi.

Meningkatnya tekanan darah

Tekanan darah meningkat dengan tingkat insulin dalam tubuh meningkat. Ketika tubuh mengalami resistensi terhadap kadar gula tinggi, dan insulin dalam darah, sering menyebabkan tekanan darah tinggi. Ini adalah salah satu kondisi kesehatan yang paling berbahaya, karena dapat menyebabkan stroke jantung juga.

Insomnia

Obesitas atau lemak perut ekstrem menyebabkan masalah gangguan tidur. Anda tidak dapat tidur karena menyebabkan kecemasan, mendengkur berlebihan, sleep apnea, masalah pernapasan dll. Akhirnya menyebabkan insomnia. Dengan demikian, seseorang harus mencoba untuk menghilangkan kelebihan lemak perut untuk menyingkirkan semua kondisi ini.

Penyakit kardiovaskular

Terlalu banyak lemak perut meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Lonjakan tekanan darah memberikan tekanan konstan pada pembuluh darah. Selain itu, peningkatan peradangan juga menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung.

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image