Piala Dunia Rusia 2018

Deja Vu Inggris adalah 1990, Bukan 1966

Sudjarwo

Image
Ekspresi Tim Nasional Inggris usai dikalahkan Kroasia di semifinal Piala Dunia Rusia 2018 di Moskow, Rabu (11/7). | REUTERS/Damir Sagolj

AKURAT.CO, Inggris harus mengalami kegagalan di semifinal Piala Dunia 2018 setelah ditaklukkan Kroasia lewat babak perpanjangan waktu 2x15 menit, Kamis (12/7). Mereka kalah 2-1 setelah gol Kieran Trippier dibalas oleh Ivan Perisic dan Mario Mandzukic.

Sebelumnya, ada sejumlah ramalan bahwa Inggris bakal keluar sebagai juara dengan membanding-bandingkan persamaan sejarah Inggris di Piala Dunia 1966 dan sejumlah fakta yang terjadi di tahun tersebut dan di tahun 2018.

Prediksi tersebut menyebutkan bahwa fakta Real Madrid menjuarai Liga Champions di tahun 1966 dan 2018, juga Burnley lolos ke turnamen Eropa di periode yang sama, dan Chelsea finish di peringkat kelima juga berdasarkan tahun yang sama. 

baca juga:

Gelar Kiper Terbaik Jatuh ke Tangan Thibaut Courtois

Mbappe Sabet Gelar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018

Luka Modric Bawa Pulang Gelar Pemain Terbaik Piala Dunia 2018

Ramalan lain yang tak kalah lebih meyakinkan publik juga pun bermunculan. Salah satunya, yakni kisah fantastis juru taktik asal Spanyol, Pep Guardiola. Di mana publik pun menghubung-hubungkan prestasi yang pernah didapat Pep di tiga liga domestik sebagai perbandingan fakta juara dunia. 

Pep meraih kesuksesan di Liga Spanyol di tahun 2010 dan di tahun yang sama, Spanyol pun keluar sebagai juara dunia untuk pertama kali. Begitu juga saat dirinya menukangi Bayern Muenchen di tahun 2014, Jerman pun juara di tahun yang sama. Torehan juara bersama Manchester City di Liga Inggris tahun ini juga diyakini bakal menguatkan kans Inggris membawa pulang kembali trofi Piala Dunia.

Namun, faktanya hal itu sama sekali tidak terjadi. Dan justru deja vu Piala Dunia 1990 yang kembali terulang. Di mana kegagalan tim berjuluk The Three Lions ini harus mengulang kembali sejarah Piala Dunia 1990 di Italia.

Kala itu, di laga semifinal, Inggris dan Jerman Barat harus melanjutkan pertandingan hingga babak perpanjangan waktu setelah bermain imbang 1-1 hingga 90 menit waktu normal. Laga yang tak kunjung membuahkan gol di babak tambahan itu terpaksa harus dilanjutkan hingga adu penalti. Jerman Barat pun menang di babak tersebut dan lolos ke final menghadapi Argentina.

Hasil kegagalan Inggris ini pun menepis pernyataan "Football is Coming Home" yang sempat viral dengan menyebutkan bahwa negeri Ratu Elizabeth itu bakal keluar sebagai juara dunia menyamai torehan Piala Dunia 1966.[] 

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
1 komentar
Image
Adhi Tjatur

Kerennnnn !!

terkini

Image
Image
Image