Harga Emas Global Kian Enggan Bangkit, Didera Tekanan Dolar AS

Sunarimo Darmaji

Image
Harga Emas mengalami kenaikan ditengah merosotnya mata uang Dolar AS | NEWSTH.COM

AKURAT.CO, Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange kiranya masih enggan menunjukkan tanda-tanda peningkatan.

Hingga akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB, 12/7), logam mulia ini selama dua hari berturut-turut semakin tak berdaya atas dolar AS yang terus menguat memberikan tekanan.

Seperti yang dilansir dari Xinhua, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus anjlok 11 dolar AS atau 0,88 persen, ditutup pada 1.244,4 dolar AS per ounce.

baca juga:

Ini Alasan Anies Pasang Jaring Tipis di Kali Item Hanya di Depan Wisma Atlet

Menteri Basuki Lantik Tujuh Pejabat Tinggi Madya Kementerian PUPR

Anji Bangga Bisa Buat Lagu dengan Kata 'Jakarta dan Palembang'

Sementara itu, Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, merangkak naik sebesar 0,58 persen menjadi 94,701 pada pukul 20.00 GMT.

Para investor tampaknya tidak menghiraukan lagi eskalasi perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, yang pada sebelumnya sempat memicu selera pembelian terhadap aset-aset "safe haven" seperti emas, ditengah penguatan dolar AS.

Sebagai informasi, pergerakan logam-logam mulia lainnya sebagai berikut, Perak pengiriman September turun 27 sen AS atau 1,68 persen, menetap di 15,817 dolar AS per ounce. Sementara itu, Platinum untuk penyerahan Oktober turun 11,2 dolar AS atau 1,32 persen, ditutup pada 835 dolar AS per ounce. []
 

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image