Wow! RR Janjikan Ekonomi Tumbuh Minimal 10 Persen Tiap Tahun, Jika Gantikan Jokowi

Denny Iswanto

Image
Mantan Menko Maritim, Rizal Ramli, saat menggelar sebuah diskusi di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (9/7) | AKURAT.CO/Yudi Permana

AKURAT.CO Perekonomian Indonesia selama beberapa tahun ke belakang memang tidak bisa meloncat dari angka pertumbuhan 5 persen. Bahkan untuk mencapai target dari asumsi makro APBN saja pemerintah sudah seakan-akan kehabisan nafas. Karena sampai saat ini asumsi makro khususnya pertumbuhan ekonomi di APBN tidak pernah tercapai.

Ekonom Rizal Ramli menegaskan bahwa jikalau dirinya menjadi pemimpin dan memegang pemerintahan di Indonesia maka ekonomi Indonesia tidak akan terpuruk seperti saat ini. Dia menjanjikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia setiap tahun bisa mencapai minimal 10 persen.

baca juga:

Akankah Prabowo Hadir di Acara Sidang Tahunan MPR yang Dihadiri Presiden Jokowi

KPU Belum Menerima Daftar Tim Kampanye Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Setelah Bertemu, Ini yang Dibahas Prabowo-Sandiaga dengan JK

"Kalau kami jadi presiden, setiap tahunnya pertumbuhan ekonomi minimal 10 persen," tegas Rizal Ramli, dalam diskusi yang diselenggarakan oleh Sekretariat Bersama (Sekber) Indonesia di Jakarta, Rabu malam (11/7).

Untuk mencapai pertumbuhan 10 persen seperti yang dijanjikan itu, Rizal mengatakan bahwa seharusnya pemerintah membuat kebijakan yang baik untuk menunjang terobosan-terobosan, sehingga nantinya ekonomi bangsa kita bisa mandiri.

"Solusi terbaik adalah terobosan. Itu yang dilakukan oleh China, oleh Jepang. Sehabis perang dunia kedua, nggak minjem dari luar negeri, pakai kebijakan terobosan industri dan perdagangan. Uang datang. Terutama dari dalam negeri. Ekonominya naik. Itu yang dilakukan oleh China. China ga ngutang," seru Rizal.

Namun sayang, menurutnya pemerintah Indonesia saat ini nyaris tidak melakukan terobosan ekonomi agar membuat bangsa kita menjadi bangsa yang mandiri. Kondisi ekonomi Indonesia yang tak sehat itu ditegaskannya karena pemerintah saat ini lebih memilih untuk berhutang kepada Bank Dunia dan IMF.

"Padahal, semua negara yang berutang pada kedua lembaga itu pertumbuhan ekonominya tak lebih dari 7 persen," tegas pria yang selalu mengkritik keras Pemerintah ini.

RR-Sebutan akrab Rizal Ramli-memastikan jika keadaan ekonomi bangsa tak kunjung diperbaiki atau malah semakin terpuruk, bisa-bisa Jokowi kalah di Pilpres 2019.

Dia pun menyindir Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan, pembantu pemerintahan Jokowi. RR menegaskan bahwa Sri Mulyani juga tidak melakukan terobosan dalam pengelolaan utang.

"Yang ada itu mencoba jadi nice girl di depan kreditur seperti IMF dan Bank Dunia. Itu bukan Menteri Keuangan terbaik, tapi Menteri Keuangan ter.. baik kepada kreditur, ekonominya amburadul," ucap dia. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image