Xiaomi Black Shark dan Mi 8 Masih 'Gantung' Tuk Masuk Indonesia

Vidyandini Agivonia

Image
Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia | AKURAT.CO/Vidyandini Agivonia

AKURAT.CO, Xiaomi telah meluncurkan dua ponsel flagship Mi 8 pada bulan Mei lalu di Cina. Begitu pula dengan ponsel gaming, Black Shark yang telah diperkenalkan pada bulan April 2018. Tentunya masyarakat Indonesia menunggu kepastian kedatangan kedua smartphone andal tersebut.

Lalu kapan kedua ponsel tersebut datang ke Indonesia?

Steven Shi, Country Manager Xiaomi Indonesia mengungkapkan bahwa dirinya masih belum bisa menginformasikan kedatangan ponsel Black Shark.

baca juga:

Wow, Aplikasi Ini Setara dengan Kamera DSLR

Aplikasi Ini Bisa Cegah Panggilan Telepon Spam yang Mengganggu

Asyik, Microsoft Hadirkan Whiteboard di Windows dan iOS

“Saat ini masih belum ada,” kata Shi saat acara temu media di Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (11/7).

Ia pun tidak menjelaskan alasan pernyatannya.

Sekedar informasi, Xiaomi Black Shark meiliki dua varian dengan kapasitan RAM dan memori internal berbeda, yaitu versi RAM 6 GB + ROM 54 GB dan RAM 8 GB + ROM 128 GB. Kemudianhardware lain termasuk chip Qualcomm Snapdragon 845.

Layar Xiaomi Black Shark menggunakan LCD IPS 5,99 inci Full HD+ dengan rasio 18:9. Untuk harga yang dipatok di Cina adalah 3.499 yuan atau sekitar Rp7,8 juta.

Sementara itu, Shi juga mengungkapkan hal yang sama untuk ponsel Mi 8. Ia justru meminta masukan kepada media versi mana yang akan hadir di Indonesia. Lalu ia juga tidak bisa memastikan tanggal masuknya ponsel gaming tersebut.

“Tunggu aja ya, pantengin terus,” ujarnya.

Saat peluncuran, Mi 8 diperkenalkan dalam tiga edisi yaitu edisi standar, explorer dan edisi SE. Secara keseluruhan, ketiga versi tersebut hanya berbeda ukuran dan prosesor. Untuk edisi standar Mi 8 menggunakan Snapdragon 845 dan dipasangkan dengan RAM 6 GB. Sementara baterainya berukuran 3.400 mAh.

Untuk edisi explore juga menggunakan prosesor yang sama dan didukung dengan RAM 8 GB dan ROM 256 GB. Bedanya, terdapat desain transparan pada body belakang. Sehingga pengguna dapat melihat susunan komponen mainboard-nya. Untuk harganya dibanderol 577 Dollar AS atau setara dengan Rp8 juta.

Sedangkan untuk edisi SE adalah versi paling rendahnya. Ia didukung dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 710 dan disuguhkan dua opsi RAM 4 GB dan 12 GB. Untuk kapasitas penyimpanan berukuran 64 GB ROM.Harga yang ditawarkan adalah 281 Dollar AS atau setara dengan Rp3,9 juta.

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image