Kesepakatan Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Freeport Digelar Sore Ini

Denny Iswanto

Image
Gedung Perkantoran Freeport Mc Moran | CSRVISION.IN

AKURAT.CO Pemerintah segera menyelesaikan masalah atau sengketa terkait kepemilikan PT Freeport Indonesia melalui penandatanganan "Head of Agreement" (HoA) yang akan digelar di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis sore ini (12/7).

Acara tersebut akan dihadiri oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, serta perwakilan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dan PT Freeport Indonesia.

baca juga:

Presiden Jokowi: Pemilu 2019 Harus Berjalan Damai, Hindari Perpecahan

Selain Presiden, PKB Undang Ketua Umum Parpol Hadiri Harlah Ke-20

Rebut Suara Perempuan di Pilpres 2019, Jokowi Bisa Tampilkan Prestasi Menteri Perempuannya

Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga mengatakan bahwa proses negosiasi dalam akuisisi saham Freeport selama ini tidak mudah.

"Inilah 3,5 tahun yang kita usahakan sangat alot, jangan dipikir mudah, dan begitu sangat intens dalam 1,5 tahun ini," kata Presiden Jokowi setelah acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71.

Presiden juga mengapresiasi ketika mendapatkan laporan bahwa holding industri pertambangan Inalum berhasil mencapai kesepakatan awal dengan Freeport.

"Pengolahan untuk meningkatkan kepemilikan kita menjadi 51 persen, dari yang sebelumnya 9,36 persen. Alhamdulillah," katanya.

Menteri BUMN Rini Soemarno juga menyebutkan bahwa Inalum telah mendapatkan pinjaman terkait pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia. Ia menyebutkan jumlah komitmen dari pinjaman tersebut mencapai 5,2 miliar dolar AS.

"Laporannya dari Pak Budi (Dirut Inalum Budi Gunadi Sadikin) bahwa komitmennya sudah sampai 5,2 miliar dolar AS kita sudah dapat. Tetapi kami tidak pakai semua, karena nilainya tidak segitu," ujar Rini. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image