Divestasi Saham Freeport

Mengulik Jalan Panjang Pemerintah Taklukkan Raksasa Emas Paman Sam

Aji Nurmansyah

Image
Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Alumlnlum (Persero), atau INALUM, Freeport McMoRan Inc, (FCX) dan Rio Tinto resmi telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian (llead of Agreement) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke INALUM. | AKURAT.CO/Siti Nurfaizah

AKURAT.CO, Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa upaya pemerintah membentuk holding tambang demi mengambil alih 51% saham PT Freeport Indonesia telah menunjukkan hasil yang gilang gemilang. Presiden mengatakan bahwa PT Inalum selaku Induk BUMN tambang sudah mencapai kesepakatan dengan PT Freeport Indonesi terkait akuisisi saham.

Dengan kesepakatan tersebut maka Indonesia akan menguasai 51% saham PT Freeport Indonesia. Hal ini tentu saja menjadi hadiah terindah bagi pemerintah disisa akhir periode kabinet kerja. Pasalnya 50 tahun mengeruk emas di tanah Papua pemerintah hanya diberikan kepemilikan saham 9,36%.

Sementara, saham yang ada di Freeport Indonesia saat ini terdiri dari saham Freeport McMoran sebesar 81,28%, PT Indocopper Investama (perusahaan berbadan hukum Indonesia yang 100% dimiliki Indonesia) sebesar 9,36%. 

baca juga:

Akankah Prabowo Hadir di Acara Sidang Tahunan MPR yang Dihadiri Presiden Jokowi

KPU Belum Menerima Daftar Tim Kampanye Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin

Setelah Bertemu, Ini yang Dibahas Prabowo-Sandiaga dengan JK

Mirisnya lagi Freeport McMoran bekerja sama senfan Rio Tinto kerja sama yang di mulai tahun 1995 tersebut sejatinya untuk mengelola tambag Grasberg namun setalah 2021 Rio Rinto akan mendapatkan saham 40% atas produksi tambang Grasberg. Perjanjian antara pemerintah dan Freeport kemudian berkali-kali diperpanjang.

Perpanjangan kontrak dilakukan pada masa rezim orde baru berkuasa. Freeport mendapat perpanjangan kontrak kaya (KK) selama 30 tahun pada 7 April 1967.  Perpanjangan kontrak karya Freeport ini kemduian kembali di perpanjang pada tahun 1991 dengan kemungkinan perpanjangan kontrak 2 x 10 tahun yang berakhir pada 2021.

Sadar sudah dikadali. Diawal tahun 2017 rezim pemerintah Jokowi ngotot untuk melakukan renegoiasi.  Lantaran tak ingin kecolongan lagi, dan mendapatkan moment yang tepat. Jokowi memerintahkan untuk melakukan negoisasi ulang dengan PT Freeport yang rencana akan berakhir masa kontraknya di tahun 2021.

"Ya seperti kita ketahui Freeport Indonesia kelola tambang hampur 50 tahun. 3,5 tahun kita berusaha sangat alot sangat intens sekali karena ini menyangkut negoisasi yang tidak mudah," katanya dalam keterangan persnya.

Sementara untuk perundingan secara resmi antara pemerintah dan Freepoet dimulai sejak kick of perundingan dinyatakan dibuka dan akan berjalan selama 8 bulan di awal tahun 2017 silam. Perundingan antara pemerintah dan Freeport dimulai pada 10 Februari 2017 sampai dengan 10 Oktober 2017.  Apa mau dikata 8 bulan masa perundingan belum mencapai hasil signifikan. Perundingan kembali tertunda hingga 3 bulan sampai dengan 31 Desember 2017 Dan kemudian kembali tertunda hingaa 31 Juni 2018. 

Meski berjalan alot dan panjang namun pada hari ini pemerintah mengumumkan bahwa Freepot akan kembali kepangkuan ibu Pertiwi. Lantaran perjannian HoA antara PT  Inalum dan PT Freeport Indonesia sudah ditandatangani.

"Semoga dalam Head of Agreement (HoA) ini bisa difinalisasi lebih cepat, jadi 51% saham lewat inalum bisa jalan. Kedua, soal stabilitas investasi ini harus segera selesai PPnya. Nanti baru kami finalkan IUPK op nya setelah divestasinya tuntas dan stabilitas investasi sudah sepakat," kata Menteri Jonan dalam Konferensi Pers di Kementerian Keuangan (12/7).

Meski masih belum final namun pergerakan pemerintah layak di apresiasi lantaran selangkah lebih maju. Ditengah alotnya perundingan Freeport vs Pemerintah.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image