Lalu Muhammad Zohri

Miris, Pelari Tercepat di Dunia Tinggal di Rumah Gubuk

Herman Syahara

Image
Pelari Indonesia, Lalu Muhammad Zohri di Kejuaraan Dunia Junior Atletik. | REUTERS/Lehtikuva/Kalle Parkkinen

AKURAT.CO, Rumah yang tidak terlalu luas itu berdinding bilik. Sebagian dinding lainnya dilapisi dengan “wallpaper” dari kertas koran yang sudah cabik-cabik. Cahaya matahari leluasa menerobos celah-celah bilik yang tampak telah keropos itu.

Begitulah penampakan sebuah ruangan sangat memprihatinkan yang diunggah diakun facebook Salahuddin Al Ayyubi, seorang pegiat literasi dari Bima, Nusa Tengara Barat (NTB), Kamis (11/7) ini.

“Inilah rumahnya Lalu Muhammad Zohri, pelari nomor satu Dunia asal Kabupaten Lombok Utara yang telah berhasil mengharumkan nama baik Indonesia ditingkat dunia. Prestasi yang cukup membanggakan. GEMILANG, MAJULAH NTB,” demikian tulis Udin -panggilan akrab Salahuddin

baca juga:

Menpora: Jangan Berlebihan Beri Apresiasi Kesuksesan Zohri

Euforia Berlebih, KOI Minta PASI Segera Dampingi Zohri

VIDEO Zohri, Juara Dunia Yang Hampir Luput

Ya, itu adalah foto rumah Zohri menjadi juara dunia lari 100 meter putra dengan meraih medali emas pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20, di Tampere, Finlandia, Rabu (11/7) malam.

Yang tak kalah memprihatinkan, di dalam ruangan itu juga tampak depan kayu tua yang di atasnya terdapat sebuah matras plastik lusuh sebagai alas tidur sang juara dunia itu.

Penampakan dalam rumah yang ditempati oleh Lalu Muhammad Zohri. AKURATCO/Herman Sahara

Di ujung ranjang itu berdiri sebuah rak yang juga sederhana sebagai tempat pakaian. Begitudiunggah, foto itu langsung mengundang keprihatianan warga net. “Tragis pahlawan olahraga,” tulis penyair Yusran Arifin dari Tasikmalaya.

“Gubernur NTB dan Presiden RI yang terhormat, harus memberi apresiasi yang baik,” komen Rudiyanto Sahareng.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, nama Zohri memang mendadak menjadi trending topik di media sosial (medsos). Pelari berusia 18 tahun tersebut secara mengejutkan mampu meraih medali emas di Kejuaraan Dunia Atletik Junior U-20 setelah mencatat waktu 10,18 detik.

Hebatnya, pelari asal Lombok Utara tersebut berhasil mengalahkan dua pelari asal Amerika Serikat, Anthony Scwartz dan Eric Harrison yang harus puas menduduki peringkat kedua dan ketiga

“Saya sangat gembira dengan catatan waktu terbaik saya dan rekor junior nasional. Sekarang, saya akan mempersiapkan diri untuk Asian Games bulan depan,” kata Zohri di situs resmi Federasi Atletik Dunia (IAAF).[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image