PNS Ngamuk Pakai Pisau, Polisi Luka Parah Usai Perutnya Kena Sabetan

Ahmad Saifullah

Image
Ilustrasi | Inquisitr.com

AKURAT.CO Anggota Kepolisian Sektor Indrapuri bernama Zainal Bakri (50) ditusuk pegawai negeri sipil Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Aceh Besar berinisial SB (47), dini hari tadi, sekitar jam 00.15 WIB.

"Zainal Bakri mengalami luka tusuk serius dan kini masih menjalani perawatan," kata Kepala Kepolisian Resor Aceh Besar Ajun Komisaris Besar Heru Suprihasto, Kamis (12/7).

Penusukan terjadi di warung kopi Win di Gampong Reuleung Karing, Kecamatan Kuta Malaka, Aceh Besar.

baca juga:

Dua Mobil Kia Tabrakan, 1 orang Tewas dan 8 Penumpang Luka-Luka

Kesaksian Saat Tiang-tiang Listrik di Aceh Besar Bertumbangan

Spanduk Lalu Lintas yang Dibuat Polisi Aceh Besar Ini Benar-benar Kocak

Sebelum menusuk Zainal Bakri, warga Gampong Lambaro Skep, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, itu ngamuk di warkop Dua Saudara. Melihat itu, Kepala Unit Intelkam Polsek Kuta Malaka Brigadir Polisi Kepala Sulaiman dan Babinsa Koramil 23/Kuta Malaka Sersan Dua Faisal mengingatkannya agar jangan membuat keributan.

SB kemudian pindah ke warkop Win. Rupanya, di sana, dia masih ngamuk. Bahkan, dia memakai sebilah pisau.

"Saat itu korban sedang duduk dan terkena sabetan pisau tersangka di bagian perut serta tangannya," kata Kapolres Aceh Besar.

"Korban yang terkena tusukan sempat membela diri dengan menembak SB hingga mengenai bagian paha sebelah kiri," Heru Suprihasto menambahkan.

Melihat korban dan pelaku sama-sama berlumuran darah, pengunjung warung kopi memberikan pertolongan dengan membawa ke Rumah Sakit Umum Meuraxa.

Kasus itu sekarang sedang dalam penyelidikan kepolisian. 

"Tetapi menurut keterangan pihak keluarga, tersangka memang sering menjalani perawatan di RSJ Banda Aceh yang terkadang jika stresnya kambuh," ujar Heru Suprihasto.

Pisau yang sebelumnya dibawa SB kini sudah disita polisi. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image