Diperiksa KPK, Politisi Gerindra Akui Mengenal Tersangka Markus Nari

Yudi Permana

Image
Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas pribadi masyarakat dalam proses sensus penduduk. | KEMENDAGRI.GO.ID

AKURAT.CO, Politisi Gerindra, Rindoko Dahono Wingit diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan korupsi proyek EKTP.

Mantan Anggota DPR RI itu diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Markus Nari (MN). Didalam pemeriksaannya, Rindoko sempat ditanyakan oleh penyidik soal kedekatannya dengan Anggota DPR lainnya seperti tersangka MN.

"Yang diitanya (penyidik) sesama Anggota DPR lah. Enggak ada yang didalami, bentar aja, cuma ditanya kenal apa enggak," kata Rindoko sambil menghindari awak media, di gedung merah putih, Jl Kuningan Persada, Jakarta, Kamis (12/7). 

baca juga:

Napi Korupsi Mau Dipindahkan ke Nusakambangan, Efektifkah?

PKB Minta Kemenkumham Perketat Pengawasan di Semua Lapas

Kemenkumham Perlu Lakukan Audit Terbuka di Lapas Sukamiskin

Rindoko juga mengaku mengenal baik dengan tersangka Markus Nari. Namun mantan Anggota DPR ini mengaku tidak mengenal mantan politisi Hanura Miryam S Haryani. Padahal dulu pada saat menjabat anggota legislatif, Rindoko dan Miryam sama-sama duduk di Komisi II DPR. 

"Oh iya kenal (Markus Nari), tahu lah. Nggak kenal (Miryam) dan Nggak paham saya," ujarnya dengan singkat sambil menghindari wartawan.

Ketika disinggung soal aliran dana hasil dari proyek pengadaan EKTP, Rindoko membantah menerima aliran dana tersebut. Sebab pada saat itu dirinya sudah pindah ke Komisi III DPR. 

Diketahui dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Rindoko diduga telah menerima aliran dana dari proyek pengadaan EKTP. Namun, pada saat proyek itu bergulir, dia mengaku sudah pindah ke komisi III DPR. 

"Enggak paham, enggak benar (menerima aliran dana). Saya kan pindah dari komisi 2 ke komisi 3. Enggak pernah, saya komisi 3 disitu sudah selesai semua proses e-KTP. Jadi saya  enggak paham apa saja," ujar Rindoko. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image