Banyak Warga Cina Ketagihan Fast Food Jadi Alasan Burger King Perluas Pasar

Anggi Dwifiani

Image
Restauran cepat saji Burger King | REUTERS/Kacper Pempel

AKURAT.CO, Perusahaan induk Burger King dan Popeyes, Restaurant Brands (QSR) memutuskan untuk memperluas pasarnya di Cina. Selama satu dekade kedepan, Burger King berencana membuka lebih dari 1500 cabang di seluruh daratan Cina.

Dilansir dari CNN, Kamis (12/7), langkah ini merupakan cerminan bahwa konsumen Cina tampaknya ketagihan pada makanan Barat.

"Populasi Cina dan ekonomi yang hidup mewakili peluang pertumbuhan yang sangat baik untuk Tim Hortons di tahun-tahun mendatang," kata Alex Macedo, presiden perusahaan yang dikenal dengan kopi dan donatnya.

baca juga:

Jadikan Sulsel Sebagai Geopark Kelas Dunia, Indonesia Bercermin ke Cina

Di Zona Bebas Ini, Produk Cina Dapat Dilabeli 'Made in Vietnam'

Media Asing Soroti Kebijakan Indonesia Hadapi Perang Dagang Global

"Kami telah melihat komunitas Cina Kanada merangkul Tim Hortons dan kami sekarang memiliki kesempatan untuk membawa yang terbaik dari merek Kanada kami ke China," tulis perusahaan tersebut dalam pernyataannya.

Minuman dan makanan ringan raksasa Pepsi (PEP) awal pekan ini menyoroti pertumbuhan penjualan yang kuat di China untuk unit Frito-Lay.

Restoran-restoran cepat saji kini tumbuh subur di Cina. Selain Burger King, ada juga Starbucks (SBUX), McDonald's (MCD), KFC dan Yum Brands (YUM) milik Pizza Hut semuanya memiliki banyak cabang di Cina. Bahkan Yum mendirikan perusahaan terpisah hanya untuk operasi Cina, Yum China (YUMC).[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image