Menteri Rini Minta Divestasi Saham Freeport Kelar Akhir Juli

Atikah Umiyani

Image
Holding Industri Pertambangan PT Indonesia Asahan Alumlnlum (Persero), atau INALUM, Freeport McMoRan Inc, (FCX) dan Rio Tinto resmi telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian (llead of Agreement) terkait penjualan saham FCX dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke INALUM | AKURAT.CO/Siti Nurfaizah

AKURAT.CO, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno meminta agar proses divestasi saham PT Freeport Indonesia sebanyak 51 persen bisa diselesaikan pada akhir Juli ini.  

Dimana, target waktu tersebut sejalan dengan berakhirnya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Sementara PT Freeport Indonesia yang selesai pada 31 Juli 2018.

"Saya pinginnya akhir Juli supaya enggak ada perpanjangan kan, lihat saja," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7). 

Akan tetapi, Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Budi Gunadi Sadikin meminta tambahan waktu hingga Agustus. 

baca juga:

Banyak Ribut Freeport, Luhut: Tidak Mungkin Bertunangan Kalau Mau Putus

Orasi di Depan Serikat Pekerja Pertamina, Menteri Rini Disoraki 'Bohong'

Pertamina Jual Aset, Menteri Rini: Agar Terus Sehat 100 Tahun ke Depan

Hal itu karena, Inalum yang menjadi induk holding pertambangan akan menjadi pihak yang membeli saham Freeport Indonesia membutuhkan waktu untuk persiapan dokumen transaksi.

"Kami harapkan dalam dua bulan bisa selesai. Seluruh dokumentasi sekarang supaya transaction closing-nya jadi semua," tegasnya. []

 

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image