Sidak, Ini Pesan Mendagri kepada Jajaran Kecamatan Caringin

Deni Muhtarudin

Image
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, saat melakukan Sidak ke Kecamatan Caringin, Kab. Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/7) | Dok. Puspen Kemendagri

AKURAT.CO, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke kantor Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (12/7) pagi.

Sekitar pukul 07.30, seluruh pegawai Kecamatan Caringin sedang mengikuti upacara. Baru saja upacara bubar, mendadak masuk ke halaman kantor sebuah mobil sedan warna hitam yang dikawal polisi. Tentu saja, masuknya mobil sedan yang dikawal polisi tersebut membuat kaget semua pegawai kecamatan.

Para pegawai kecamatan pun makin dibuat kaget ketika penumpang dalam mobil sedan hitam itu keluar. "Wah Pak Mendagri. Pak Mendagri itu. Pak Mendagri datang," ujar beberapa pegawai begitu melihat orang yang keluar dari mobil sedan hitam.

baca juga:

Mendagri Minta BNPP Awasi Kelaikan Angkutan Penyeberangan

Serahkan SK, Ini Pesan Mendagri kepada Plt Gubernur Aceh

Kemendagri: UU Pemilu Mendukung Gerakan Anti Narkoba

Memang betul, orang yang keluar dari mobil sedan hitam itu adalah Mendagri Tjahjo Kumolo. Pagi itu, sebenarnya Mendagri hendak menghadiri acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Balai Besar Rehabilitasi Badan Nasional Narkotika (BNN) di Cigombong, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di tengah perjalanan, Tjahjo pun menyempatkan mampir ke kantor Kecamatan Caringin yang memang letaknya satu jalur ke arah Cigombong. Kebiasaan sidak itu sendiri memang kerap dilakukan orang nomor satu di Kemendagri setiap berkunjung ke daerah.

Dalam sidak di kantor Kecamatan Caringin, Tjahjo sempat mengecek Pelayanan Administrasi Terpadu (PATEN) kecamatan. Sambil berdiri, Tjahjo juga berdialog dengan Camat Caringin dan jajarannya. Kepada Camat Caringin, Tjahjo berpesan agar seluruh jajarannya tetap fokus dalam melayani masyarakat. Ia juga mengingatkan agar seluruh aparatur meningkatkan kewaspadaan masyarakat di lingkungannya masing-masing.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu adalah garda terdepan penyelengggaraan pemerintahan dalam negeri bersama unsur pemerintahan desa dan kelurahan. Saya juga mengingatkan, di kecamatan ini ada Polsek, Koramil, Babinsa, Babinkantibmas. Ada tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, pemuda dan kaum perempuan. Intensifkan koordinasi dan komunikasi," ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Kamis (12/7).

Selain itu, Tjahjo menyampaikan agar dalam melayani masyarakat, aparatur harus tulus dan melayani masyarakat dengan penuh dedikasi serta menjunjung tinggi kejujuran.

"Jauhi tindakan koruptif dalam pelayanan masyarakat, sekecil apapun itu. Dan saya juga minta selalu memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Tidak lupa, Tjahjo juga sempat menanyakan progres pelayanan perekaman KTP elektronik. "Tolong semua ikut membantu mengoptimalkan pelayanan khususnya KTP el. Ikut mendorong masyarakat agar juga pro aktif melakukan perekaman," katanya.

Optimalisasi pelayanan perekaman e-KTP, lanjut Tjahjo, sangat penting. Apalagi nanti di 2019, e-KTP adalah instrumen penting bagi pemilih untuk bisa menunaikan hak pilihnya. Karena itu, Tjahjo meminta, masalah e-KTP menjadi perhatian semuanya.

"Pada pileg dan pilpres 2019, semua pemilih harus pakai KTP el, jadi ini harus jadi perhatian kita semua," ungkapnya seraya berpamitan melanjutkan perjalanan.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image