Cak Imin Ingin Bersanding Dengan Jokowi, PDIP Tertekan

Kosim Rahman

Image
Presiden Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar | Twitter/@cakimiNOW

AKURAT.CO, Manuver Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang mengkampanyekan Jokowi-Cak Imin (Join) agar dipilih Jokowi pada Pilpres 2019 menjadi tekanan bagi PDI Perjuangan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan DPP PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari yang mengatakan khawatir jika nantinya PKB akan mencabut dukungannya terhadap Jokowi pada Pilpres 2019 jika tidak terpilih oleh Jokowi

"Tidak secara langsung, bukan ancaman ya tapi tekanan. Karena banyak yang gunakan bahasa tekanan seperti Tifatul Sembiring menekan agar cawapres harus dari PKS," kata Eva Kusuma di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (12/7)

baca juga:

Pengamat: Rommy Layak Dipertimbangkan Jadi Cawapres Jokowi

Keistimewaan Muhaimin Munculkan Kecemburuan Parpol Pengusung Jokowi

Survei TII: Mahfud MD Paling Layak sebagai Cawapres 2019

Menurut Eva kalau Muhaimin atau Cak Imin melakukan hal yang sama agar bisa menjadi cawapres maka itu sah-sah saja.

Eva mengakui pernah berkomunikasi dengan Cak Imin yang memintanya untuk mendukung sebagai cawapres.

"Waktu itu Cak Imin bilang punya 10 juta suara lalu saya katakan kalau urusan jumlah penduduk, lebih banyak PDI Perjuangan namun tidak gunakan tekanan," ujarnya.

Namun dia mengatakan, PDI Perjuangan berpandangan bahwa Joko Widodo adalah orang yang paling tahu kebutuhan sosok cawapres yang akan membantu tugas pemerintahan dan kenegaraan lima tahun kedepan.

"Bagi PDIP, yang paling tahu kebutuhan cawapres paling pas adalah Jokowi, bukan para cawapres yang mencalonkan diri," ujarnya.

Eva mengatakan siapapun boleh mengusulkan dan menekan namun harus memberikan ruang yang cukup bagi Jokowi untuk memilih cawapres sesuai kebutuhan.

Dia meminta semua pihak harus memahami bahwa kepentingan bangsa harus diutamakan, apapun kepentingan subjektif cawapres.

"Mari pilih cawapres terbaik sesuai yang didefinisikan Jokowi dan beri ruang terhadap beliau," katanya.

Dia menilai tekanan Cak Imin tersebut hanya "gimmick" saja dan diyakini PKB akan tetap berada dalam kekuasaan karena ingin memiliki banyak menteri di kabinet.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
3 komentar
Image
Jaya Nagore

Jangan hanya memikirkan apa yang menjadi kebutuhan kelompok saja. Pikirkan juga seperti apa sosok yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Justru sikap-sikap yang lebih elegan harus kebih diperlihatkan di hadapan publik pada saat ini.

Image
Sanggili mbojo

PKB Pasti punya komitmen mendukung Jokowi dalam perhelatan Pilpres 2019 siapapun Cawapres yang akan diumumkan untu mendampiingi Jokowi.

Image
Anty Husnawati

yaahhh cak imiii

terkini

Image
Image
Image