Gerindra Rayu Demokrat, PAN: Zulhas Cawapres Prabowo

Kosim Rahman

Image
Diskusi Dialektika Demokrasi dengan tema 'Menakar Cawapres 2019, Parpol Koalisi Pecah Kongsi atau Tetap Solid?' di Ruang Media Center DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (12/7) | AKURAT.CO/Dedi Ermansyah

AKURAT.CO, Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro mengaku tengah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik untuk memastikan calon wakil presiden yang nantinya akan mendampingi Prabowo Subian pada Pilpres 2019.

Menurut Nizar komunikasi intensif dengan parpol mitra koalisi dan akan mengumumkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) sebelum tanggal 10 Agustus 2018.

"Partai Gerindra akan mengusung capres Prabowo Subianto, sedangkan cawapresnya bisa berasal dari parpol mitra koalisi atau dari profesional," kata Nizar Zahro, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis (12/7)

baca juga:

Jelang Lebaran Idul Adha 1439, Distanak Pekanbaru Turunkan Tim Pantau Hewan Qurban

PAN: Jangan Samakan Panggung Politik dengan Panggung Hiburan

KPK Geledah Rumah Bupati Labuhanbatu di Kota Medan

Nizar juga mengaku bahwa Partai Gerindra tengah mengajak Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), untuk mengusung capres cawapres 2019.

Lebih lanjut Nizar mengatakan bahwa Partai Gerindra memiliki komitmen dalam membangun koalisi tidak asal dapat mengusung pasangan capres-cawapres, tapi membuat strategi dapat memenangkan pemilu presiden 2019.

"Karena itu, Partai Gerindra akan membangun koalisi dengan mengajak sebanyak-banyaknya partai politik," jelasnya.

Anggota Komisi X DPR RI ini menjelaskan, kalau koalisi hanya dua partai dan partai mitra koalisi mengusung cawapres, maka koalisinya sudah lama terbentuk.

"Namun, Partai Gerindra juga mencari untuk memenangkan pemilu presiden," ungkapnya.

Menurut Nizar, Partai Gerindra melihat dari hasil survei, menyimpulkan pemilih yang sudah menentukan pilihannya akan memilih Jokowi 38 persen yang artinya Partai Gerindra masih memiliki peluang besar untuk memenangkan pemilu presiden 2019.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Jenderal DPP PAN, Yandri Susanto menyampaikan harapannya agar Partai Gerindra dapat memilih Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Menurut dia, pasangan Prabowo-Zulkifli akan cocok, karena PAN dan Gerindra memiliki kesamaan visi dan misi.

Menurut Yandri, PAN juga memiliki pengalaman mengusung capres dan cawapres. Para pemilu presiden 2004, Amien Rais yang saat itu menduduki jabatan ketua umum PAN diusung sebagai calon presiden. Kemudian pada pemilu presiden 2014, PAN juga mengusung cawapres Hatta Rajasa yang saat itu ketua umum PAN.[]

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image