Kurs Dolar AS Diperdagangkan Kian Variatif

Sunarimo Darmaji

Image
Ilustrasi Dolar Amerika Serikat (AS) | REUTERS/Dado Ruvic

AKURAT.CO, Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB, 13/7), karena para investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi terbaru.

Seperti yang dilansir dari Xinhua, Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis (12/7) menyatakan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) AS untuk semua Konsumen Perkotaan meningkat 0,1 persen pada Juni dalam basis yang disesuaikan secara musiman, setelah naik 0,2 persen pada Mei,

Selama 12 bulan terakhir, indeks semua item naik 2,9 persen sebelum penyesuaian secara musiman, sejalan dengan konsensus pasar.

baca juga:

Usai Pertemuan Trump dan Putin, Linsey Graham: Itu Sebuah Indikasi Kelemahan

Usai Bertemu Putin, Trump Tegaskan Rusia Tidak Campuri Pemilu AS

Indonesia Terpilih Sebagai Pilot Project Program Data Biometrik Jamaah Calon Haji

"IHK hari ini lemah meskipun harga sewa dan perawatan medis naik, sebagian karena harga utilitas turun dan sebagian karena harga barang-barang melemah. Namun, mungkin hal itu berubah ketika tarif mulai diterapkan. Untuk saat ini, tidak ada apa pun di sini yang mengkhawatirkan Fed," kata Chris Low., kepala ekonom di FTN Financial.

Dalam laporan terpisah, Departemen Tenaga Kerja AS menyatakan pula, bahwa jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran turun lebih banyak dari yang diperkirakan pada minggu lalu.

Dalam pekan yang berakhir 7 Juli, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman mencapai 214.000, turun 18.000 dari tingkat yang direvisi minggu sebelumnya, menurut laporan tersebut.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 223.000, menurun 1.750 dari rata-rata yang direvisi pada minggu sebelumnya.

Sementara itu, Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,11 persen menjadi 94,823 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro terperosok jatuh menjadi 1,1667 dolar AS dari 1,1672 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris merangkak naik menjadi 1,3208 dolar AS dari 1,3205 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turut melonjak menjadi 0,7403 dolar AS dari 0,7370 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,51 yen Jepang, lebih tinggi dari 112,03 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0027 franc Swiss dari 0,9962 franc Swiss, dan merosot menjadi 1,3172 dolar Kanada dari 1,3208 dolar Kanada. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image