Sandiaga Target 2609 Angkot Gabung Ok- Otrip Akhir Tahun Ini

Yohanes Antonius

Image
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno hadir dalam konferensi pers terkait Jakarnaval 2018 di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (4/7/2018). Dalam acara tersebut, jajaran Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 500.000 orang datang untuk menyaksikan perayaan yang terakhir diadakan pada 2 tahun lalu. Selain itu, ia berusaha memangkas anggaran dari acara tersebut yang diakan sebelumnya. | AKURAT.CO/Endra Prakoso

AKURAT.CO, Pemprov DKI Jakarta menargetkan 2609 armada angkutan kota (angkot) untuk bergabung dalam program Oke - Otrip.

Program ini untuk memenuhi kebutuhan warga ibu kota akan transportasi yang murah dan praktis. Dengan menggunakan beberapa moda trasportasi penumpang hanya membayar Rp 5000 untuk sekali jalan

"Jadi pak gubernur dan Saya sudah memberikan target bahwa akhir tahun ini sebanyak 2609  jumlah Armada angkot yang bergabung. 11 operator semuanya bisa bergabung," kata Wakil Gubernur DKI Sandiaga Salahuddin Uno di Balia Kota Jakarta  Kamis (12/7) malam.

baca juga:

FOTO Imigran Ethiopia Ramaikan Pegunungan Italia dengan Suara Kambing

Kopi Berpotensi Jadi Produk Unggulan Perhutanan

Sindrom Werner: Sebuah Kondisi Penuaan Dini yang Perlu Anda Ketahui Lebih

Sandiaga mengaku saat ini pencapaian program itu masih sangat lambat. Sebab, ada 30 trayek masih dibawah 20 persen. Namun, Sandi yakin kedepannya program tersebut bakal mendapat sambutan postif dari masyarakat Jakarta.
"30 trayek hari ini pencapaiannya masih bawah 20 persen. kita ingin ini lebih digiatkan lagi diakselerasi dan pak Gubernur dan saya memberikan target akhir bulan ini akan ada pertumbuhan yang signifikan," klaimnya.
Untuk mensukseskan program itu Pemprov DKI mengucurkan dana sebesar 3,3 triliun pada APBD 2018. Besaran dana ini digunakan untuk pengadaan 2.685 bus kecil. Saat ini pemprov DKI baru mendatangkan  126 bus kecil tersebut.
"Jadi kita akan coba cek apakah ini bisa kita lakukan mungkin perpanjangan secara singkat supaya kedua belah pihak itu harus mencari titik temu," tukasnya. []

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image