Pengamat: Anies Ikut Pilpres karena Pusing Realisasikan Rumah DP 0 Persen

Yohanes Antonius

Image
Direktur Eksekutif Center for Budget analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai bahwa dana Rp2 triliun untuk pembentukan Densus Tipikor Polri sangat terlalu besar | Istimewa

AKURAT.CO, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan digadang-gadang bakal maju menjadi salah satu kandidat pada Pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Meski sudah beberapa kali manampik desas-desu tersebut namun beberapa partai politik sudah siap meminang Anies.

Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengatakan bila wacana pencalonan Anies ini benar terealisasi maka keinginannnya untuk menjadi peresiden dan atau wakil presiden ini dilatarbelakangi oleh ketidak mampuan Anies mengurusi Jakarta dan mewujudkan janjinya. Salah satunya program Rumah Down Payment (DP) 0 Persen.

"Pusing dia untuk merealisasi hal tersebut. Daripada pusing lebih baik mencalonkan diri menjadi Capres," kata kata Uchok saat dihubungi, Jumat (13/7).

baca juga:

Sudah 95 Persen, GOR Pajajaran Kota Bogor Siap Sambut Asian Games 2018

Pengamat: Anies Menutup Kali Item dengan Jaring Hanya Sekadar Gaya-gayaan

Anies Minta Operator Tertibkan Pengemudi Ojek Online yang Kerap Bikin Macet

Tak hanya itu, Uchok juga menilai bila Anies maju dan ikut bertarung dalam pilpres nanti maka menjadi gubernur DKI Jakarta hanya digunakan sebagai batu loncatan untuk kepentingaan pribadi. Menurut Khadafi masih banyak progragram Anies belum diwujudkan hingga saat ini.

"Selama memimpin Jakarta, Anies belum ada prestasi apapun atau kinerja apapun. Malahan isu yang nongol ke publik, jual aset DKI yaitu menjual saham bir milik Pemda DKI Jakarta," ujarnya.

Karenaya dia menyarankan sebaiknya, mantan menteri pendidikan dan kebudayan ini fokus mengurusi Jakarta dan menunaika semua janji kampanyenya pada Pilgub 2017 lalu.

"Sebaik Anies tidak usah meninggalkan Jakarta, tetap saja di Jakarta sebagai Gubernur DKI," tutupnya. []

Editor: Ainurrahman

terkait

Image
Image
Image
Image
Image
Image

komentar

Image
0 komentar

terkini

Image
Image
Image